Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomiKejati

Panen Raya Jagung Parigi Moutong Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

×

Panen Raya Jagung Parigi Moutong Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam kegiatan panen raya jagung seluas 5 hektare yang digelar di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, sulawesi Tengah, Senin (15/6/2026), dengan dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung.

Panen raya tersebut merupakan bagian dari Program Jaksa Mandiri Pangan, sebuah inisiatif Kejaksaan yang mendukung agenda nasional dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Berita lainnya :  Gagalkan Penyelundupan Sabu, Lapas Parigi Perketat Pengawasan

Dalam kesempatan itu, Zullikar Tanjung menegaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan melalui Program Jaksa Mandiri Pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Presiden dalam memperkuat sektor pangan nasional.

“Kegiatan ini sangat berharga. Adhyaksa hadir untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan program ini,” ujarnya.

Berita lainnya :  Polres Parigi Moutong Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada

Menurut Zullikar, keberhasilan pembangunan sektor pangan tidak dapat dilepaskan dari peran petani sebagai ujung tombak produksi pertanian. Karena itu, dukungan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar produktivitas pertanian mampu meningkat secara berkelanjutan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani yang telah bekerja keras mengelola lahan pertanian hingga menghasilkan panen yang memuaskan. Kerja keras para petani, kata dia, menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Berita lainnya :  Dusunan Barat Juara, Turnamen Kaka Baju Hitam Ditutup Resmi Ketua KONI Parimo

Zullikar berharap Program Jaksa Mandiri Pangan tidak berhenti pada panen kali ini, melainkan terus berlanjut dan berkembang sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan di daerah.

“Tanpa perjuangan para petani, ketahanan pangan tidak akan terwujud. Karena itu, program seperti ini harus terus berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Total Views: 373

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *