Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Panen Jagung Melimpah, Petani Parigi Moutong Raup Keuntungan

×

Panen Jagung Melimpah, Petani Parigi Moutong Raup Keuntungan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Hasil panen jagung yang melimpah di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, menjadi kabar menggembirakan bagi petani sekaligus memperkuat optimisme terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Hasil panen jagung yang melimpah di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, menjadi kabar menggembirakan bagi petani sekaligus memperkuat optimisme terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong. Produksi yang mencapai belasan ton per hektare menunjukkan potensi besar daerah ini sebagai salah satu sentra jagung unggulan di Sulawesi Tengah.

Keberhasilan tersebut ditunjukkan Kelompok Tani Moringa dalam panen raya jagung yang digelar pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan jagung yang ditanam sejak 12 Februari 2026 melalui dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam Program Jaksa Mandiri Pangan.

Berita lainnya :  Pemda Parigi Moutong Siapkan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan kelompok tani mengelola lahan seluas 5 hektare. Dari total luasan tersebut, sekitar 4 hektare telah memasuki masa panen, sementara 1 hektare lainnya sudah kembali ditanami untuk musim tanam berikutnya.

Menurut Sofiana, hasil ubinan yang dilakukan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Parigi Barat bersama Dinas Ketahanan Pangan pada 9 Juni 2026 menunjukkan produktivitas jagung yang sangat menggembirakan.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Mantapkan Arah Pembangunan Lewat Orientasi RPJMD 2025-2029

Dari sampel pengukuran yang dilakukan, estimasi produksi jagung pipilan kering mencapai 10 hingga 14 ton per hektare, angka yang dinilai sangat baik dan menjanjikan bagi peningkatan pendapatan petani.

“Angka produksi ini menjadi bukti bahwa bantuan benih jagung varietas NK 212 yang diberikan pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan memberikan manfaat nyata bagi petani,” ujar Sofiana.

Ia menambahkan, capaian tersebut memperlihatkan besarnya potensi Kabupaten Parigi Moutong sebagai daerah penyangga komoditas jagung di Sulawesi Tengah. Selain meningkatkan produksi pangan, keberhasilan itu juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani.

Berita lainnya :  Kerugian Negara Mengintai, Bos PETI Terancam Penjara

Dengan harga jagung yang saat ini berkisar Rp6.000 per kilogram, hasil panen yang diperoleh petani dinilai mampu memberikan nilai ekonomi yang cukup signifikan dan berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat.

Sofiana berharap program pengembangan jagung terus berlanjut sehingga mampu memperkuat sektor pertanian daerah sekaligus memperluas akses pasar bagi produk pertanian Parigi Moutong.

“Produksi jagung yang kita saksikan hari ini sangat memuaskan. Kami berharap keberhasilan ini terus berlanjut sehingga Parigi Moutong semakin dikenal sebagai daerah penghasil jagung yang unggul,” katanya.

Total Views: 426

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *