Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Pemkab Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat

×

Pemkab Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Salah satunya melalui partisipasi dalam dialog nasional Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 yang dipusatkan di Kantor Camat Parigi Utara, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut terhubung secara virtual dengan pemerintah pusat dan berbagai daerah di Indonesia. Dialog nasional dibuka langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, didampingi Wakil Menteri Pertanian, Dr. Alim Setiawan Slamet.

Berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, kegiatan ini menjadi wadah koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan, mengendalikan harga komoditas, serta memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, Erwin menyerahkan bantuan bibit cabai kepada petani dan masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif.

Berita lainnya :  Wakil Gubernur Sulteng Tinjau Kesiapan Launching Program Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis

Pelaksanaan kegiatan di Kantor Camat Parigi Utara juga dihadiri jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Kapolsek beserta jajaran, Camat dan Wakil Camat Parigi Utara, para kepala desa, masyarakat setempat, serta insan pers.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan lintas sektor dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Melalui dialog nasional ini, pemerintah daerah juga didorong untuk aktif menyampaikan perkembangan harga komoditas, kondisi pasokan, serta kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing sebagai bahan koordinasi dan pengambilan kebijakan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Soviana, mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak tersebut.

Berita lainnya :  12 Wartawan Ikut UKW Morut di Nyatakan Kompeten

Menurutnya, program ini mendapat sambutan positif karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau berkat subsidi pemerintah.

Adapun komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi beras premium sebanyak 1,5 kilogram per paket, beras PHP sebanyak 1,5 kilogram, minyak goreng satu kilogram, gula pasir satu kilogram, serta bawang sebanyak 0,5 kilogram per paket.

Seluruh komoditas tersebut dikemas dalam bentuk paket dan dijual dengan harga terjangkau. Skema penjualan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika harga bahan pangan di pasar tradisional mengalami perubahan.

Soviana menegaskan, Gerakan Pangan Murah tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berencana kembali menggelar kegiatan serupa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berita lainnya :  Lemahnya Kepastian Hukum Pertambangan, Pemda Parimo Dinilai Belum Mampu Hadirkan Solusi

Sejumlah lokasi telah disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Parigi Moutong berharap stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan dapat terus terjaga. Selain itu, potensi gejolak harga yang dapat membebani daya beli masyarakat diharapkan bisa diantisipasi sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pun berkomitmen melanjutkan sinergi dengan berbagai instansi terkait untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat.

Total Views: 16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *