Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Pemkab Parimo Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi Lewat Sertifikasi

×

Pemkab Parimo Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi Lewat Sertifikasi

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Parigi Moutong tidak cukup hanya ditopang anggaran dan percepatan pekerjaan. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Parigi Moutong tidak cukup hanya ditopang anggaran dan percepatan pekerjaan. Kompetensi tenaga kerja serta pengawasan yang profesional menjadi faktor penting untuk memastikan setiap proyek memenuhi standar mutu dan keselamatan.

Komitmen tersebut ditegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi serta Pengawasan Lapangan Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong, Senin (14/9/2026), dibuka secara resmi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, S.Pd., M.Si. Ia membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong.

Dalam sambutan tersebut, Bupati menegaskan pembangunan infrastruktur harus memberikan hasil yang berkualitas, aman, tepat waktu, efisien, serta memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi menjadi salah satu penentu utama.

Berita lainnya :  Bupati Erwin Perjuangkan Dukungan Kementan Demi Kemajuan Pertanian Parigi Moutong

“Untuk itu, kualitas sumber daya manusia yang bekerja di sektor konstruksi menjadi sangat menentukan,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap tenaga pengawas lapangan. Bupati menilai pengawas memiliki peran penting dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sertifikasi bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi seseorang dalam menjalankan tugas secara profesional sesuai bidang yang dikuasainya.

Berita lainnya :  Jalan Santai Meriah Sambut Harganas dan Jambore PKB

“Sertifikasi harus menjadi pengakuan bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai bidang yang dikuasainya,” ungkapnya.

Bupati meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme tenaga kerja di sektor konstruksi.

Ia juga mengingatkan agar pengawasan pekerjaan konstruksi dilakukan secara objektif, profesional dan berintegritas. Setiap persoalan yang ditemukan selama pekerjaan berlangsung harus segera disampaikan dan ditindaklanjuti.

“Setiap ketidaksesuaian atau kekurangan yang ditemukan di lapangan harus segera disampaikan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain memastikan mutu pekerjaan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga tidak boleh diabaikan. Bupati menegaskan keselamatan pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi proyek harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.

Berita lainnya :  Nelayan Parigi Moutong Tuntut Ganti Rugi Rompong Hilang

“Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan para pekerja maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi pekerjaan,” jelasnya.

Bupati berharap pelatihan dan uji sertifikasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak tenaga kerja konstruksi di Parigi Moutong memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai bidangnya.

Kegiatan tersebut kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Parigi Moutong melalui Asisten I Adrudin Nur, menandai dimulainya Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi serta Pengawasan Lapangan Pekerjaan Konstruksi Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026.

Total Views: 200

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *