PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Parigi Moutong akan mengikuti penguatan kaderisasi dan keislaman melalui kegiatan Darul Arkam Dasar (DAD) dan Baitul Arkam (BA) yang dijadwalkan berlangsung 17–20 September 2026.
Kegiatan tersebut rencananya dipusatkan di kompleks Perguruan Muhammadiyah, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong.
Kepastian pelaksanaan kegiatan disampaikan Ikbal Bungaadjim, S.Pd., M.Si., unsur Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, saat memimpin rapat bersama mahasiswa Unismuh Parigi Moutong lintas angkatan, Senin, 14 September 2026.
Rapat final check bersama panitia pelaksana DAD dan BA itu berlangsung di halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah. Hadir pula Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Parigi Moutong Hamdja Daeng Majaja, sekretaris PDM, serta sejumlah mahasiswa Unismuh.
Ikbal menjelaskan, DAD dan BA bukan sekadar kegiatan tambahan di luar perkuliahan. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian wajib yang harus diikuti mahasiswa Unismuh selama menempuh pendidikan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.
“Jadi kegiatan ekstra kampus ini merupakan salah satu syarat wajib bagi mahasiswa dan mahasiswi Unismuh,” kata Ikbal.
Menurutnya, kewajiban tersebut berkaitan langsung dengan proses penyelesaian studi mahasiswa. Sertifikat DAD dan BA nantinya menjadi salah satu dokumen persyaratan yang harus ditunjukkan mahasiswa ketika memasuki tahapan penyelesaian studi, termasuk saat hendak mengajukan skripsi.
“Karena sertifikat dari DAD dan BA ini sangat menentukan mahasiswa ketika mau skripsi nantinya,” ujarnya.
Ikbal juga mengingatkan mahasiswa beragama Islam agar lebih proaktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Materi yang diberikan dalam DAD dan BA akan banyak mengangkat pembahasan mengenai keislaman dengan narasumber dari unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Sementara itu, mahasiswa nonmuslim yang menempuh pendidikan di Unismuh Parigi Moutong tidak diwajibkan mengikuti DAD, namun tetap diwajibkan mengikuti kegiatan Baitul Arkam.
“Jadi mereka beragama nonmuslim yang belajar di Unismuh Parigi diwajibkan hanya mengikuti Baitul Arkam saja,” tuturnya.
Ikbal berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan panitia dapat mendukung kelancaran pelaksanaan DAD dan BA. Ia juga meminta seluruh mahasiswa Unismuh Parigi Moutong berpartisipasi aktif sejak awal hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
“Tentunya kami berharap agar kira semua mahasiswa Kampus Unismuh Parigi Moutong bisa mengikuti semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan nantinya,” pungkasnya.















