Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Festival Literasi Parimo Hadirkan Lomba Edukatif dan Layanan Publik

×

Festival Literasi Parimo Hadirkan Lomba Edukatif dan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Sebanyak 350 anak tingkat taman kanak-kanak (TK) dan 82 pelajar SMP/sederajat ambil bagian dalam Festival Literasi Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (Dok. Iphal)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Sebanyak 350 anak tingkat taman kanak-kanak (TK) dan 82 pelajar SMP/sederajat ambil bagian dalam Festival Literasi Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat budaya membaca sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini.

Festival yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong tersebut berlangsung di halaman Gedung Pelayanan Perpustakaan, Rabu (28/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Nasional.

Mengusung tema “Literasi Hebat, Parigi Moutong Maju”, kegiatan ini diramaikan dengan berbagai perlombaan edukatif serta pameran layanan perpustakaan dan pelayanan publik.

Festival tersebut juga menjadi wadah untuk mempertemukan perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan budaya literasi masyarakat.

Berita lainnya :  Warga Parimo Polisikan Akun Facebook Diduga Sebar Fitnah dan Ancaman

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Syamsu Nadjamuddin, mengatakan festival ini tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga memperkuat kemitraan lintas sektor agar literasi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca dan partisipasi masyarakat, serta menjalin kemitraan guna mengedukasi masyarakat agar menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup,” ujar Syamsu saat menyampaikan laporan kegiatan.

Ia menjelaskan, rangkaian Festival Literasi diawali dengan lomba mewarnai tingkat TK yang diikuti 350 anak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba baca puisi tingkat SMP/sederajat yang melibatkan 82 peserta dari 32 sekolah.

Menurut Syamsu, tema festival tersebut selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, khususnya misi ketiga yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing dan berkembang di tengah tantangan zaman.

Berita lainnya :  Dukungan SPBU Dipersoalkan, Pemadaman Karhutla Parigi Moutong Terhambat

Lebih dari sekadar kemampuan membaca dan menulis, ia menjelaskan bahwa literasi juga mencakup tiga dimensi kecerdasan, yakni emosional, intelektual, dan spiritual. Ketiganya dinilai penting dalam membentuk masyarakat yang memiliki kepekaan sosial, pola pikir solutif, serta kesadaran dalam menjalankan tanggung jawab.

“Literasi hebat mengintegrasikan kecerdasan emosional yang mengedepankan kepekaan, kebersamaan, dan kolaborasi, kecerdasan intelektual yang tertib regulasi serta solutif, serta kecerdasan spiritual yang memupuk kesadaran diri dalam bekerja dan mengabdi,” paparnya.

Selain perlombaan, festival ini juga menghadirkan stan pameran dari perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, sektor perbankan, hingga sejumlah instansi pemerintah yang menyediakan layanan langsung kepada masyarakat.

Berita lainnya :  Uji Kompetensi CAT Seleksi Komisi Informasi Sulteng Digelar

Beberapa instansi yang turut berpartisipasi di antaranya Dinas Pendapatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Kesehatan. Kehadiran berbagai stan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal layanan perpustakaan sekaligus memperoleh informasi mengenai pelayanan publik dalam satu lokasi.

Syamsu menegaskan, keterlibatan berbagai instansi tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas pemahaman bahwa literasi tidak terbatas pada aktivitas membaca buku, tetapi juga mencakup kemampuan mengakses dan memahami informasi serta memanfaatkan layanan yang tersedia.

“Kehadiran stan ini ditujukan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Total Views: 1412

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *