Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahKesehatan

Erwin-Sahid Luncurkan Gerakan Sehat Bersama Serentak Se-Parigi Moutong

×

Erwin-Sahid Luncurkan Gerakan Sehat Bersama Serentak Se-Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi meluncurkan Gerakan Aksi Serentak (GAS) Sehat Bersama Erwin-Sahid dan Masyarakat (Sehat Bersama), sebuah program unggulan yang dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang merata, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat hingga ke tingkat desa. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi meluncurkan Gerakan Aksi Serentak (GAS) Sehat Bersama Erwin-Sahid dan Masyarakat (Sehat Bersama), sebuah program unggulan yang dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang merata, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat hingga ke tingkat desa. Peluncuran program tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan daerah dan diikuti secara daring oleh seluruh kepala desa, kader kesehatan, Tim Penggerak PKK, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya gerakan tersebut sebagai langkah nyata dalam mempercepat pencapaian 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, saya secara resmi meluncurkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dimulai sejak 17 Juni dan dilaksanakan secara serentak di 278 desa serta lima kelurahan se-Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Erwin Burase.

Berita lainnya :  Isu Jual Beli Jabatan Disikapi Tegas Pemkab Parimo

Menurutnya, program tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan sejalan dengan pemantauan nasional terhadap pelaksanaan program Astacita Presiden. Ia mengungkapkan, Kabupaten Parigi Moutong sempat berada di peringkat pertama, namun dalam evaluasi terakhir turun ke posisi keempat.

“Saat evaluasi berikutnya, kita harus berupaya kembali masuk peringkat satu atau dua. Selain menjadi ukuran kinerja, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat mendeteksi penyakit lebih dini dan mencegah risiko yang lebih berat,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa keberhasilan Gerakan Sehat Bersama tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan mulai dari kecamatan, desa, kelurahan hingga Tim Penggerak PKK.

“Semangatnya adalah bergerak bersama melayani masyarakat demi mewujudkan Parigi Moutong yang sehat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Berita lainnya :  Erwin: Kukuhkan Ayah Bunda Genre, Dorong Remaja Berencana

Gerakan “Sehat Bersama” sendiri merupakan akronim dari Sehat Bareng Erwin-Sahid dan Masyarakat. Bupati Erwin turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran kesehatan atas berbagai layanan yang telah berjalan, termasuk program ambulans gratis.

Meski demikian, ia meminta seluruh keluhan masyarakat segera ditindaklanjuti. Bahkan, ia menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk menghitung kebutuhan anggaran pemulangan jenazah warga Parigi Moutong yang meninggal dunia di rumah sakit Kota Palu agar dapat ditanggung pemerintah daerah mulai tahun depan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menjelaskan bahwa Gerakan Aksi Serentak Sehat Bersama bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan, memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis sebagai sarana deteksi dini penyakit, memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, mendukung pencapaian indikator kesehatan daerah, serta mengoptimalkan layanan melalui berbagai inovasi.

Berita lainnya :  Zulfinasran: Tegaskan Komitmen Pembinaan Olahraga Sangat Penting, Saat Menutup Porkab VI

Darlin juga memaparkan sejumlah capaian program kesehatan selama satu tahun terakhir. Layanan ambulans gratis telah melayani 266 kasus pada 2025 dan 113 kasus sepanjang 2026. Rumah Tunggu Rujukan yang semula hanya memiliki empat kamar kini berkembang menjadi 12 kamar di Makassar.

Selain itu, layanan kesehatan bergerak telah menangani 77 kasus pada 2025 dan 16 kasus pada 2026. Program Layanan Simpatik terus diterapkan dengan prinsip “Senyum, Sapa, Santun”, sementara edukasi kesehatan kini dikembangkan melalui video sinema berbahasa daerah agar lebih mudah dipahami masyarakat.

Darlin menambahkan, Gerakan Aksi Serentak Sehat Bersama nantinya akan dijadikan metode baku dalam pelaksanaan skrining kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong, sehingga pelayanan kesehatan dapat semakin menjangkau masyarakat secara merata dan berkelanj

Total Views: 123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *