JAKARTA, Timursulawesi.id – Hubungan bilateral Indonesia dan India terus menunjukkan perkembangan positif. Menjelang rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia, kedua negara membahas penguatan kerja sama strategis yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade serta peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor.
Pembahasan tersebut mengemuka saat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Dubes Sandeep Chakravorty secara khusus menyampaikan sejumlah perkembangan terkait hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan India yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Menurut Dubes Sandeep, India sebagai negara dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa memiliki hubungan yang erat dengan Indonesia, termasuk melalui keberadaan lebih dari 150 ribu diaspora India yang saat ini menetap dan beraktivitas di berbagai wilayah Indonesia.
Selain membahas perkembangan kerja sama bilateral, Dubes Sandeep juga menyampaikan rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua negara sekaligus memperkuat kemitraan strategis Indonesia–India yang telah terjalin selama 76 tahun.
Lebih jauh, agenda kunjungan itu juga diyakini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, teknologi, hingga hubungan antar masyarakat kedua negara.
Dengan hubungan historis yang telah berlangsung selama puluhan tahun, Indonesia dan India dipandang memiliki posisi strategis untuk terus memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan serta berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan kawasan di masa mendatang.















