Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Festival Lalampa Toboli Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

×

Festival Lalampa Toboli Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Festival Kuliner Lalampa Toboli terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu agenda budaya dan ekonomi kreatif unggulan di Sulawesi Tengah. Memasuki penyelenggaraan ke-9, festival yang digelar di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Minggu (7/6/2026), (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Festival Kuliner Lalampa Toboli terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu agenda budaya dan ekonomi kreatif unggulan di Sulawesi Tengah. Memasuki penyelenggaraan ke-9, festival yang digelar di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Minggu (7/6/2026), mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk terus berkembang sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus penguat identitas daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat membuka secara resmi Festival Kuliner Lalampa Toboli ke-9. Menurutnya, kegiatan yang lahir dari kekayaan kuliner lokal ini telah berkembang menjadi ikon daerah yang tidak hanya dikenal di Sulawesi Tengah, tetapi juga mulai mendapat perhatian di tingkat nasional.

Berita lainnya :  Pengelola PETI Bandel, Gubernur Sulteng Bakal Menindak Tegas

Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan. Ia menilai dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi energi positif bagi daerah untuk terus mengembangkan sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi berbasis masyarakat.

“Kehadiran Bapak Gubernur merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Dukungan pemerintah provinsi menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi daerah,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, Lalampa Toboli memiliki potensi besar sebagai produk unggulan yang mampu memperkuat identitas Parigi Moutong sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas promosi dan pemasaran produk tersebut dengan melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Berita lainnya :  Kegiatan O2SN Resmi Ditutup, Sunarti : Apresiasi Kerja Sama Para Pihak

“Kita ingin lalampa hadir dalam setiap kegiatan resmi. Ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produksi dan pemasaran produk lokal,” katanya.

Selain memperkuat promosi produk unggulan, Pemkab Parigi Moutong juga tengah mengupayakan percepatan penyerahan aset eks Kementerian Perhubungan yang berada di kawasan Toboli. Aset tersebut direncanakan menjadi pusat kuliner dan ruang aktivitas ekonomi masyarakat yang dapat mendukung pengembangan Festival Lalampa Toboli secara berkelanjutan.

Menurut Erwin, keberadaan pusat kuliner tersebut nantinya diharapkan menjadi destinasi baru yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk UMKM lokal. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari festival tidak hanya dirasakan saat kegiatan berlangsung, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Berita lainnya :  Bupati Lepas Pawai Takbiran Meriah Sambut Idulfitri Parigi Moutong

Bupati menambahkan, tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam setiap penyelenggaraan festival menjadi bukti kuat bahwa warga memiliki semangat besar untuk menjaga warisan budaya daerah. Semangat itu, menurutnya, harus terus dipelihara karena sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini harus terus kita lestarikan karena memiliki nilai positif dalam menjaga budaya dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Total Views: 848

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *