Example floating
Example floating
Example 970x250
EkonomiNasional

Prabowo Bidik Ekonomi Melaju Pesat dan Kemiskinan Turun Drastis

×

Prabowo Bidik Ekonomi Melaju Pesat dan Kemiskinan Turun Drastis

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Presiden Prabowo Subianto membeberkan peta besar ekonomi Indonesia menuju 2027 dengan target ambisius. (Dok. BPMI Setpres)
Example 728x90

Jakarta, Timursulawesi.id — Presiden Prabowo Subianto membeberkan peta besar ekonomi Indonesia menuju 2027 dengan target ambisius pertumbuhan ekonomi melesat hingga 6,5 persen, kemiskinan ditekan, dan kesejahteraan rakyat semakin nyata. Arah kebijakan itu disampaikan dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Dalam paparannya, Presiden menegaskan pemerintah akan menjaga keseimbangan fiskal di tengah upaya mempercepat pembangunan nasional. Pendapatan negara pada APBN 2027 ditargetkan berada di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sementara belanja negara diproyeksikan mencapai 13,62 sampai 14,80 persen PDB untuk menopang berbagai program prioritas pemerintah.

Berita lainnya :  Banjir Bali Tewaskan Dua Warga, Ribuan Terdampak Mengungsi

Meski belanja negara meningkat, pemerintah memastikan defisit APBN tetap terkendali pada level aman, yakni sekitar 1,80 hingga 2,40 persen PDB. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan fiskal sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional menghadapi tekanan global.

Tak hanya itu, pemerintah juga membidik stabilitas sektor keuangan dan moneter. Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun diproyeksikan berada di kisaran 6,5-7,3 persen. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditargetkan bergerak pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per USD, dengan inflasi dijaga di level 1,5-3,5 persen.

Berita lainnya :  Alfaland Lirik Palu, Siap Investasi di Properti, Wisata, dan Pendidikan

Prabowo optimistis strategi ekonomi yang terukur dan kebijakan fiskal yang prudent mampu membawa Indonesia tumbuh lebih kuat pada 2027. Ia bahkan menegaskan target pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8 persen pada 2029 harus benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata,” tegas Presiden.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Raih UHC Award 2026 Kategori Madya Nasional

Pemerintah pun memasang target sosial yang cukup agresif. Tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke kisaran 6,0-6,5 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka diproyeksikan berada pada rentang 4,30-4,87 persen. Di saat yang sama, rasio gini atau tingkat ketimpangan pendapatan diharapkan terus membaik ke level 0,362-0,367.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *