Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahKesehatan

Dinkes Parigi Moutong Perkuat Puskesmas Lawan Kusta dan Frambusia

×

Dinkes Parigi Moutong Perkuat Puskesmas Lawan Kusta dan Frambusia

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Upaya serius memutus rantai penularan penyakit kusta dan frambusia terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Melalui pelatihan intensif bagi pengelola program kesehatan di tingkat puskesmas. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Upaya serius memutus rantai penularan penyakit kusta dan frambusia terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Melalui pelatihan intensif bagi pengelola program kesehatan di tingkat puskesmas, Dinas Kesehatan setempat mendorong peningkatan kemampuan tenaga kesehatan agar lebih sigap mendeteksi dan menangani kasus di tengah masyarakat.

Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia tersebut digelar di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah pada 18 hingga 22 Mei 2026. Kegiatan itu diikuti 24 peserta yang merupakan pengelola program kusta dan frambusia dari seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Salurkan Hibah Keagamaan ke 11 Pesantren

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menegaskan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit menular yang masih membutuhkan perhatian serius.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pengelola program di tingkat puskesmas memiliki kemampuan yang memadai dalam melakukan deteksi dini, penemuan kasus, penatalaksanaan penderita hingga memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Darlin.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Dorong Bidan Perkuat Layanan Berbasis Bukti

Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan materi teknis mengenai strategi penanggulangan penyakit kusta dan frambusia yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman serta memperkuat koordinasi antar pengelola program kesehatan dari berbagai wilayah di Parigi Moutong.

Dinas Kesehatan berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di wilayah kerja masing-masing. Dengan begitu, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kusta maupun frambusia dapat berjalan lebih maksimal, tepat sasaran, dan berkesinambungan.

Berita lainnya :  Karhutla Parigi Moutong Meluas, 147 Hektare Hangus Sepekan Terakhir

Pemerintah daerah optimistis peningkatan kapasitas tenaga kesehatan ini akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Selain mempercepat penanganan kasus, langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat, bebas stigma, serta terbebas dari penyakit kusta dan frambusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *