Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

DPRD Soroti Sisa Anggaran Rp41 Miliar di Tengah Jalan Rusak

×

DPRD Soroti Sisa Anggaran Rp41 Miliar di Tengah Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Sisa anggaran (Silpa) sebesar Rp41 miliar dalam pelaksanaan APBD Kabupaten Parigi Moutong menjadi sorotan DPRD saat kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah masih mengalami kerusakan. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Sisa anggaran (Silpa) sebesar Rp41 miliar dalam pelaksanaan APBD Kabupaten Parigi Moutong menjadi sorotan DPRD saat kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah masih mengalami kerusakan. Persoalan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD, ketika fraksi-fraksi DPRD mempertanyakan optimalisasi penggunaan anggaran daerah.

Dalam pandangan umum fraksi, legislator menilai dana sisa tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Mereka menyoroti masih banyaknya ruas jalan dan jembatan yang belum tertangani, sementara realisasi belanja modal pemerintah daerah baru mencapai sekitar 85 persen.

Berita lainnya :  Bawaslu Refleksi Pengawasan Pemilu, Siap Hadapi Pilkada

Juru bicara fraksi menyampaikan bahwa besarnya sisa anggaran dinilai merugikan masyarakat karena belum mampu dikonversi menjadi pembangunan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik, khususnya perbaikan infrastruktur dasar.

Sorotan DPRD juga mengarah pada kondisi ruas jalan Lambunu hingga Palapi yang hingga kini masih mengalami kerusakan. Menurut para legislator, kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.

Dalam rapat paripurna, sejumlah anggota DPRD menggambarkan kondisi jalan yang dipenuhi lubang sehingga masyarakat harus melintas dengan penuh kehati-hatian. Mereka meminta pemerintah daerah lebih maksimal dalam menyerap anggaran agar pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Berita lainnya :  Wakil Bupati Parigi Moutong Dorong Sinergi Daerah Lewat Bimtek E-SPM: "Pelayanan Dasar Harus Dijamin dan Merata"

Menanggapi kritik tersebut, Bupati Parigi Moutong menjelaskan bahwa sebagian besar sisa anggaran senilai Rp41 miliar berasal dari dana transfer pemerintah pusat yang memiliki peruntukan khusus sehingga tidak dapat dialihkan secara bebas untuk pembangunan jalan maupun program lainnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menjelaskan bahwa tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diperuntukkan bagi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) guru baru disalurkan menjelang akhir tahun anggaran sehingga turut memengaruhi besaran Silpa.

“Karakteristik dana transfer dari pusat membatasi ruang gerak eksekusi anggaran daerah,” ujar Bupati Parigi Moutong saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi. Ia menambahkan, kendala administratif serta keterlambatan penyaluran dana dari pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penyebab masih besarnya sisa anggaran daerah.

Berita lainnya :  Tujuh Dokter Spesialis Layani Warga Terpencil di Morut

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran. Salah satu langkah yang disiapkan ialah mempercepat proses lelang proyek fisik sejak awal tahun anggaran agar serapan belanja meningkat dan pembangunan infrastruktur dasar dapat berjalan lebih optimal guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Total Views: 391

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *