Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Dr. Nirwana, S.H., M.Hum., secara resmi membuka Turnamen KPT Cup III Tahun 2025 yang diselenggarakan di lapangan tenis Pengadilan Negeri (PN) Parigi Moutong, pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Dr. Nirwana menyampaikan apresiasi kepada PN Parigi selaku juara bertahan sekaligus tuan rumah turnamen.
Ia menilai bahwa tema kegiatan “Integritas dalam Sportivitas” mencerminkan semangat kebersamaan di antara aparat peradilan serta para pemangku kepentingan.
“Saya berterima kasih kepada PN Parigi sebagai juara bertahan yang telah menjadi tuan rumah,” ujar Dr. Nirwana.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa.
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan sinergitas yang kuat antara lembaga pengadilan dan masyarakat.
“Kali ini semua ketua pengadilan bisa mencontoh kedekatan PN Parigi dengan masyarakat,” tegasnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa kedekatan antara pengadilan dan masyarakat harus tetap berada dalam batas-batas profesional.
Ia menegaskan bahwa hubungan baik tersebut tidak boleh menjadi celah bagi terjadinya intervensi terhadap proses hukum.
“Kedekatan ini tentu ada batasnya. Ini bukan berarti masyarakat bisa mengintervensi pengadilan,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Parigi Moutong yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran unsur Forkopimda. Salam kompak kepada Bupati sebagai pemilik wilayah,” ucapnya.
Ia berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan di seluruh wilayah peradilan, guna membangun semangat sportivitas, kekeluargaan, dan sinergi lintas institusi.
“Saya yakin aparat penegak hukum apalagi ada Pak Kajari di sini kita tahu betul jalur masing-masing. Tapi kekompakan tetap harus dijaga,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua KONI Parigi Moutong, Faisan Badja, atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan turnamen.
“Jagalah sportivitas dalam pertandingan ini. Tapi ingat, kita ini tetap satu keluarga. Jadi, bertanding tetap bertanding, namun kekeluargaan harus tetap dijaga,” pungkasnya.















