Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Gempa Kedua Guncang Parimo, Sekolah Pulangkan Siswa Lebih Awal

×

Gempa Kedua Guncang Parimo, Sekolah Pulangkan Siswa Lebih Awal

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, menyebut gempa ini menjadi kejadian kedua dalam dua hari terakhir. (Dok. Itha)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali diguncang gempa bumi pada Kamis pagi (4/9/2025) pukul 09.09 WITA. Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 4,7 dengan pusat di darat, sekitar 13 kilometer sebelah timur Kota Parigi, pada kedalaman 5 kilometer.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, menyebut gempa ini menjadi kejadian kedua dalam dua hari terakhir. Sehari sebelumnya, gempa bermagnitudo 5,0 lebih dulu mengguncang wilayah tersebut.

Berita lainnya :  PETI Buranga Disorot, Dugaan Konsolidasi Pemodal Kebal Hukum Tambang

“Tim Reaksi Cepat BPBD langsung bergerak ke lapangan. Kondisi masyarakat tetap kondusif dan tidak terjadi kepanikan berlebihan,” ujar Rivai dalam keterangannya.

Meski tidak menyebabkan kerusakan fisik, gempa ini tetap memicu kewaspadaan. Sejumlah sekolah di wilayah terdampak memutuskan untuk memulangkan siswa lebih awal sebagai langkah antisipatif.

Berita lainnya :  RSUD Anuntaloko Sigap Evakuasi Pasien Saat Gempa Melanda Sulteng

“Hingga saat ini belum ada laporan kerugian maupun dampak serius. Namun, kami tetap melakukan pemantauan intensif,” tambahnya.

BPBD bersama BMKG terus melakukan pemantauan terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

Berita lainnya :  Kajati Sulteng dan Rektor UIN Bahas Tata Kelola Kampus

“Kami sudah menyiagakan personel untuk berjaga. Masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang,” pungkasnya.

Total Views: 210

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *