PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah transformasi pelayanan publik melalui percepatan integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) serta pengembangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) terintegrasi ke dalam sistem Online Single Submission (OSS).
Upaya tersebut menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa (8/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri Asisten III Setda, Inspektur Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRP), Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah pihak terkait bidang pertanahan.
Dalam pertemuan itu, peserta membahas perkembangan masing-masing agenda, penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai kendala yang masih membutuhkan penyelesaian agar proses integrasi dapat berjalan optimal.
Asisten I Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, meminta seluruh OPD terkait menyiapkan laporan perkembangan secara rinci pada rapat berikutnya. Laporan tersebut mencakup capaian pelaksanaan, hambatan yang ditemukan, serta langkah penyelesaian yang perlu segera dilakukan.
Menurutnya, penyampaian progres secara berkala penting dilakukan agar setiap tahapan pekerjaan dapat terpantau dan berbagai persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti bersama.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menargetkan integrasi layanan pertanahan dan percepatan RDTR dalam sistem OSS dapat terlaksana secara efektif, terukur, dan mampu memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun mendukung kemudahan investasi di daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, serta terintegrasi melalui pemanfaatan sistem digital.















