PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendorong percepatan penataan ruang dan pengelolaan pertanahan melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan lebih terarah, memiliki kepastian tata ruang, serta mendukung keberlanjutan pemanfaatan lahan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)/Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), optimalisasi peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), serta konsolidasi tanah untuk pembangunan daerah yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Senin (7/9/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur. Kegiatan ini menjadi rapat koordinasi ketiga yang dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap perkembangan tindak lanjut dari berbagai agenda yang telah dibahas sebelumnya.
Dalam pertemuan itu, masing-masing pihak menyampaikan laporan perkembangan pekerjaan, mulai dari tahapan yang telah dilaksanakan, capaian yang diperoleh, hingga sejumlah hal yang masih membutuhkan penyelesaian lebih lanjut.
Selain mengevaluasi capaian, rapat juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program di lapangan. Setiap persoalan yang ditemukan dibahas agar dapat segera dirumuskan solusi alternatif sehingga tidak menghambat proses pekerjaan berikutnya.
Pembahasan kemudian diarahkan pada penyusunan strategi percepatan dan langkah tindak lanjut antarinstansi. Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap pihak memiliki peran yang jelas serta target pekerjaan yang dapat diukur.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, meminta seluruh pihak terkait untuk memaksimalkan waktu yang tersedia dan mempercepat penyelesaian pekerjaan sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
“Harapan saya, minggu depan teman-teman semua sudah membawa progres. Artinya, apa yang hari ini masih menjadi pekerjaan atau kendala, minggu depan sudah ada perkembangan yang bisa kita lihat dan evaluasi bersama,” tegas Adrudin.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mempercepat penyelesaian setiap tahapan, mengatasi berbagai hambatan, serta menghasilkan dasar kebijakan yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah yang terencana dan berkelanjutan.















