Parigi Moutong – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat upaya pencegahan politik uang dengan menyasar masyarakat, kalangan pelajar, hingga mahasiswa melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada masa non-tahapan pemilu.
Kegiatan edukasi tersebut digelar di sejumlah sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), serta Kampus III Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu di Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (24/6/2026).
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Fatmawati, ST., M.A.P., mengatakan, sosialisasi itu merupakan bagian dari langkah pencegahan dini agar masyarakat memiliki pemahaman mengenai bahaya politik uang.
Menurutnya, pendidikan politik sejak dini menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat sebelum tahapan pemilu dimulai, sehingga praktik politik uang dapat dicegah sejak awal.
“Jadi kami sudah mendatangi sekolah-sekolah, khususnya SMA, SMK, dan Kampus III Unismuh Parigi Moutong,” ujar Fatmawati.
Ia menjelaskan, edukasi tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan praktik politik uang ketika memasuki tahapan pemilu mendatang.
“Karena politik uang sangat mencederai politik dan demokrasi bangsa ini,” tegasnya.
Fatmawati berharap berbagai langkah pencegahan yang terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menolak praktik politik uang demi menjaga kualitas demokrasi.
“Tentunya harapan kami di Bawaslu Kabupaten, masyarakat bisa semakin sadar akan pentingnya mewujudkan demokrasi yang baik dan bersih dari politik uang,” pungkasnya.















