Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Parimo, Warga Diminta Waspada

×

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Parimo, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA. Di tengah masih terjadinya gempa susulan, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, serta meningkatkan kewaspadaan demi menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Surat Nomor: 000.1/395/SEK yang diterbitkan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom. Pemerintah daerah meminta seluruh masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi terjadinya gempa susulan masih mungkin terjadi.

“Kami mengimbau dan meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan,” ujar Erwin Burase dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat pada koordinat -1.039237, 120.231180 dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan kuat tidak hanya dirasakan warga Parigi Moutong, tetapi juga dirasakan hingga Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Berita lainnya :  DPRD Parigi Moutong Minta PLN Beri Toleransi Denda Perusahaan Durian

Hingga laporan ini diterbitkan, BMKG mencatat sedikitnya 15 kali gempa susulan (aftershock) pasca-gempa utama yang mengguncang wilayah tersebut.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong masih melakukan asesmen di lapangan guna mendata dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Berdasarkan data sementara, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa wilayah, antara lain:

Kecamatan Torue

  • Desa Torue: 1 unit rumah di Dusun I, 5 unit rumah di Dusun II, 2 unit rumah di Dusun III, dan 1 unit rumah di Dusun V.
  • Desa Tolai: 1 unit rumah di Dusun V.
Berita lainnya :  Kejati Sulteng Hadiri Kunjungan Reses Komisi III DPR RI

Kecamatan Parigi Selatan

  • Desa Boyantongo: 1 unit rumah di Dusun III, 2 unit rumah di Dusun IV, dan 1 unit rumah di Dusun VI.

Kecamatan Sausu

  • Desa Sausu Trans: 1 unit rumah di Dusun VI.

Untuk meminimalkan risiko pascagempa, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengeluarkan delapan poin imbauan yang wajib diperhatikan masyarakat.

Pertama, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik, namun tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kedua, warga diimbau memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.

Ketiga, masyarakat diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan karena berpotensi runtuh. Keempat, jalur evakuasi harus dipastikan tetap steril dan tidak terhalang benda apa pun.

Kelima, warga dianjurkan berada di luar bangunan apabila terjadi gempa susulan. Keenam, masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Berita lainnya :  DPRD Soroti Pasar Tematik Kayu Bura dan Tambang

Ketujuh, seluruh informasi perkembangan situasi hanya diharapkan bersumber dari lembaga resmi seperti BMKG, BNPB, Pemerintah Daerah, dan BPBD. Kedelapan, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang terdampak maupun membutuhkan informasi terkait kondisi pascagempa melalui WhatsApp Call Center BPBD Parigi Moutong di nomor 08114180117 serta melalui akun media sosial resmi BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

Pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling membantu, menjaga kondusivitas, serta mengedepankan informasi yang valid dan keselamatan bersama dalam menghadapi situasi pascagempa yang masih terus dipantau oleh pihak berwenang.

Total Views: 381

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *