PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Semangat pengabdian tanpa pamrih menjadi pesan utama yang disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, H. Marzuk Hululo, kepada seluruh pengurus Banaat Alkhairaat dalam momentum halal bi halal dan pelantikan pengurus cabang serta ranting organisasi tersebut.
Pesan itu disampaikan H. Marzuk Hululo saat menghadiri kegiatan Halal Bi Halal 1447 Hijriah dan Pelantikan Pengurus Cabang dan Ranting Banaat Alkhairaat Parigi Moutong di Aula Lantai Dua Kantor Bupati, Jumat (15/05/2026).
Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk belajar, berbagi ilmu, serta saling menguatkan dalam perjuangan dakwah dan pendidikan.
“Organisasi merupakan wadah untuk belajar, mengajar, serta saling menguatkan dalam perjuangan dakwah dan pendidikan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, nilai paling penting dalam menjalankan organisasi adalah keikhlasan dalam beramal. Sebab, aktivitas organisasi tidak berorientasi pada keuntungan pribadi maupun imbalan materi, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab bersama.
“Kita memahami bahwa banyak hal dilakukan dengan pengorbanan pribadi, mulai dari menghadiri kegiatan menggunakan biaya sendiri, membeli bahan bakar sendiri, hingga menyewa kendaraan secara mandiri. Namun justru di situlah nilai pengabdian itu hadir,” ujarnya.
H. Marzuk Hululo juga mengingatkan agar semangat ikhlas beramal yang diwariskan Guru Tua terus dijaga dan dipelihara demi menjaga keberlangsungan organisasi.
Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus meneladani ketulusan Siti Khadijah yang rela mengorbankan harta dan kehidupannya demi mendukung syiar Islam.
Di akhir penyampaiannya, ia berharap seluruh pengurus Banaat Alkhairaat tetap menjaga kekompakan, saling mendukung, serta menjalankan amanah Guru Tua dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.















