Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahKesehatan

Pemanfaatan Mobile JKN RSUD Anuntaloko Masih Rendah

×

Pemanfaatan Mobile JKN RSUD Anuntaloko Masih Rendah

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemanfaatan layanan digital kesehatan di RSUD Anuntaloko Parigi terus menjadi perhatian pihak rumah sakit. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pemanfaatan layanan digital kesehatan di RSUD Anuntaloko Parigi terus menjadi perhatian pihak rumah sakit. Meski aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan kemudahan bagi peserta BPJS Kesehatan dalam mengakses layanan rawat jalan, tingkat penggunaannya masih perlu ditingkatkan.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Anuntaloko Parigi, dr. Flora, mengungkapkan jumlah masyarakat yang memanfaatkan aplikasi Mobile JKN masih relatif rendah dibandingkan jumlah kunjungan pasien setiap harinya.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tekankan Kolaborasi Cegah Stunting 2025

“Dari rata-rata lebih dari 200 pasien rawat jalan yang datang setiap hari, baru sekitar 80 orang yang menggunakan aplikasi Mobile JKN,” ungkap dr. Flora.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi alasan pihak rumah sakit terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat penggunaan layanan digital tersebut.

Menurutnya, Mobile JKN tidak hanya mempermudah pasien dalam memperoleh nomor antrean, tetapi juga membantu menciptakan sistem pelayanan yang lebih teratur dengan mengurangi waktu tunggu di rumah sakit.

Berita lainnya :  Bupati Erwin Tegaskan Sinergi DPRD Kunci Akuntabilitas APBD Parigi Moutong Berkelanjutan

Melalui aplikasi tersebut, pasien dapat memilih jadwal pemeriksaan serta dokter yang dituju sebelum datang ke rumah sakit. Sistem kemudian akan memberikan nomor antrean dan estimasi waktu pelayanan sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Harapan kami masyarakat semakin memahami manfaat Mobile JKN. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, pelayanan menjadi lebih cepat dan antrean pasien bisa lebih terkendali,” katanya.

Namun demikian, dr. Flora mengingatkan bahwa kemudahan layanan digital tidak menghapus kewajiban administrasi peserta JKN. Pasien tetap harus membawa surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai prosedur pelayanan.

Berita lainnya :  Longki Djanggola Ajak Generasi Muda Perkuat Pilar Kebangsaan

RSUD Anuntaloko Parigi menargetkan penggunaan Mobile JKN semakin meningkat agar transformasi digital dalam pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. Dengan semakin banyak masyarakat menggunakan layanan tersebut, rumah sakit berharap kualitas pelayanan kepada pasien terus meningkat seiring perkembangan teknologi kesehatan.

Total Views: 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *