Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

Anggota Komisi II DPR RI Ingatkan Risiko Keracunan dalam Program MBG

×

Anggota Komisi II DPR RI Ingatkan Risiko Keracunan dalam Program MBG

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperketat. Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, mengingatkan pengelola dapur agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keracunan makanan saat meninjau dapur MBG di Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperketat. Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, mengingatkan pengelola dapur agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keracunan makanan saat meninjau dapur MBG di Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis, (30/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Longki menekankan pentingnya selektivitas dalam memilih bahan makanan, mengingat adanya sejumlah kasus keracunan yang terjadi di daerah lain. Ia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami mengingatkan pengelola agar selektif dalam memilih bahan makanan. Ada beberapa kasus keracunan di daerah lain yang perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Berita lainnya :  Percepat Izin Tambang Rakyat, Jaga SDA dan Hukum

Menurutnya, bahan pangan seperti ikan, ayam, dan telur memerlukan penanganan khusus dalam proses pengolahan. Hal ini penting untuk mencegah risiko kesehatan bagi para penerima manfaat program, terutama pelajar.

Selain kualitas bahan, Longki juga menyoroti aspek kebersihan dan sanitasi dapur yang harus dijaga sesuai standar operasional. Ia menegaskan, dapur MBG harus memenuhi kelayakan agar makanan yang disajikan aman dikonsumsi.

Berita lainnya :  Parimo Dapat Pendampingan Kementerian Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Daerah

Koordinator Wilayah SPPG Parigi Moutong, Moh. Fahri Korompot, mengungkapkan saat ini terdapat 18 dapur MBG di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, 17 dapur telah beroperasi, sementara satu dapur masih dalam tahap perbaikan.

“Satu dapur masih diperbaiki agar memenuhi kelayakan operasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kampal, Adrifal Pratama Taofan, menyampaikan dapur yang dikelolanya saat ini melayani 2.806 penerima manfaat dan berjalan tanpa kendala berarti.

Berita lainnya :  Erwin Lamporo: Dorong PD FPK Parigi Moutong Cegah Konflik Daerah

“Sejauh ini operasional berjalan lancar,” ujarnya.

Dukungan terhadap program MBG juga datang dari pihak sekolah. Kepala Madrasah Tsanawiyah Parigi, Saleh, menilai program tersebut membantu pemenuhan gizi siswa sekaligus mendukung proses belajar mengajar.

Dalam kesempatan itu, Longki juga meninjau langsung distribusi makanan kepada siswa di Madrasah Tsanawiyah Parigi guna memastikan penyaluran berjalan baik.

Kunjungan ini diharapkan dapat memastikan program MBG terlaksana secara optimal, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *