Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Api Cepat Membesar, Karhutla Kembali Melanda Parigi Moutong

×

Api Cepat Membesar, Karhutla Kembali Melanda Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Kobaran api kembali menghanguskan wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Kali ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Rabu (25/2/2026) malam. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Kobaran api kembali menghanguskan wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Kali ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Rabu (25/2/2026) malam, dengan api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang.

Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, informasi kejadian diterima pada pukul 20.24 WITA. Sementara itu, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

Berita lainnya :  BPN Sulteng dan Kejati Sinergi Bangun Zona Integritas Antikorupsi

Begitu laporan masuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama personel pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lapangan, tim berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk melakukan asesmen serta upaya pemadaman.

“Api masih dalam proses pemadaman. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat menyebar,” demikian keterangan resmi Pusdalops BPBD Parigi Moutong.

Berita lainnya :  Plt Dirut RSUD Anuntaloko Cari Solusi Pekerja Cleaning Service

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran ini, antara lain aparat desa, masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar Parigi Moutong, serta TRC BPBD Parigi Moutong. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan luas lahan terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Untuk sementara, belum ada laporan korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung. Data terkait kebutuhan mendesak juga masih dihimpun di lokasi kejadian.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Gelar O2SN dan FLS3N, Diikuti 391 Siswa SD

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius akan potensi karhutla yang dapat meluas dalam waktu singkat, terutama saat kondisi angin kencang. Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, guna mencegah kebakaran serupa yang dapat merusak lingkungan serta membahayakan keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *