Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Bupati dan Wabup Parigi Moutong, Disambut Adat Penuh Makna, Saat Memasuki Rumah Jabatan

×

Bupati dan Wabup Parigi Moutong, Disambut Adat Penuh Makna, Saat Memasuki Rumah Jabatan

Sebarkan artikel ini
Example 728x90
Ket. Foto : Penyambutan adat Bupati dan Wakil Bupati saat pertama menempati rumah jabatan. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dan Wakil Bupati Abdul Sahid, bersama keluarga, menerima penyambutan adat penuh khidmat saat tiba di Rumah Jabatan Bupati Parigi Moutong, Sabtu (14/6/2025).

Upacara ini merupakan bentuk penghormatan masyarakat adat Parigi, sebagai simbol penerimaan dan restu terhadap pemimpin yang resmi menapakkan kaki di tanah yang ia pimpin.

Berita lainnya :  Apel Konsolidasi Operasi Madago Raya Perkuat Solidaritas Personel

Penyambutan dimulai dengan Tarian Meaju, yang dibawakan oleh para tetua adat. Tarian ini melambangkan hadirnya seorang “raja” atau pemimpin di tanah Parigi, yang siap menjalankan amanah rakyat.

Prosesi dilanjutkan dengan ritual adat “Ri Po Isaka”, yakni menginjak dulang adat berisi simbol-simbol suci seperti ira gamongi batoko, siranindi, fase/tamoko, dan boko-boko. Setiap elemen dalam dulang ini sarat makna spiritual, sebagai permohonan perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berita lainnya :  Ratusan Warga Parigi Moutong Padati Tabligh Akbar Bersholawat Toraranga

Dalam ritual tersebut, para tetua adat memanjatkan doa agar sang Bupati dijauhkan dari marabahaya, dikaruniai jiwa yang bersih, rezeki yang melimpah, serta kekuatan untuk memimpin dengan bijaksana. Doa juga dipanjatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan seluruh masyarakat Parigi Moutong.

Sebagai penanda resmi atas jabatan yang diemban, Magau Parigi kemudian memakaikan Siga kepada Bupati dan Wakil Bupati. Acara ditutup dengan prosesi Raulu Cinde dan taburan beras kuning, simbol dari keselamatan, kejayaan, dan keberkahan.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tinjau Pasar Sentral, Fokus Benahi Lapak Kosong dan Masalah Sampah

Penyambutan adat ini tak hanya menjadi penghormatan bagi kepala daerah, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya kearifan lokal dan nilai-nilai budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakat Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *