Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Banjir Berulang di Toribulu, Bupati Perintahkan Mitigasi Diperkuat Segera

×

Banjir Berulang di Toribulu, Bupati Perintahkan Mitigasi Diperkuat Segera

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Banjir yang berulang dalam waktu berdekatan di Kecamatan Toribulu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG,Timursulawesi.id – Banjir yang berulang dalam waktu berdekatan di Kecamatan Toribulu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Pemerintah daerah kini diminta tidak hanya bergerak setelah bencana terjadi, tetapi mulai memetakan sumber persoalan dan memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa kembali melanda masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak di Kantor Desa Tomoli Utara, Rabu (7/10/2026).

Erwin meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) segera mengidentifikasi titik-titik rawan banjir sekaligus mencari sumber persoalan yang menyebabkan bencana berulang.

Banjir tercatat melanda wilayah tersebut dua kali dalam sebulan, masing-masing pada 25 dan 27 September 2026. Enam desa terdampak, yakni Desa Tomoli Utara, Tomoli Selatan, Singura, Sibalago, Toribulu Selatan, dan Desa Sienjo.

Berita lainnya :  Disperindag Sulteng Didorong Perkuat Transparansi Informasi Publik Daerah

“Bencana banjir ini di wilayah kita terjadi berulang-ulang, bahkan sampai dua kali dalam sebulan. Ini harus kita sikapi serius,” ujar Erwin.

Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan dengan memberikan bantuan setelah masyarakat terdampak. BPBD dan Dinas PUPRP diminta melakukan langkah antisipasi dengan mengidentifikasi sumber persoalan, termasuk titik-titik yang berpotensi memicu terjadinya banjir.

Berdasarkan pendataan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, sekitar 175 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di enam desa tersebut. Rinciannya, Desa Tomoli Utara sebanyak 70 KK, Tomoli Selatan 16 KK, Singura 30 KK, Sibalago 25 KK, Toribulu Selatan dan Desa Sienjo masing-masing tercatat terdampak.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Dukung Penuh Program Kampung Nelayan Merah Putih

Bantuan yang diserahkan kepada masyarakat merupakan dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Selain ancaman banjir, Erwin mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi bencana lainnya, terutama kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Parigi Moutong.

Ia mengatakan penguatan mitigasi akan dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk edukasi kebencanaan kepada masyarakat dan lingkungan sekolah. Perlindungan terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan perempuan juga harus menjadi perhatian dalam setiap penanganan bencana.

Berita lainnya :  Anwar Hafid Resmi Luncurkan Identitas Porprov Sulteng di Morowali

“Terima kasih kepada para relawan, petugas BPBD, serta jajaran pemerintah desa dan kecamatan yang telah bergerak cepat dalam penanganan darurat ini. Semoga situasi ini segera membaik dan aktivitas warga dapat kembali seperti sedia kala,” ujar Erwin.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari relawan, BPBD, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan.

Ia berharap langkah penanganan dan mitigasi yang diperkuat pemerintah dapat mengurangi risiko bencana di wilayah Toribulu sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Total Views: 821

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *