Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Penantian Panjang Warga Sibalago Pasca Banjir Tunggu Kepastian Pemkab Parimo

×

Penantian Panjang Warga Sibalago Pasca Banjir Tunggu Kepastian Pemkab Parimo

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Penantian panjang masih dijalani sejumlah warga Dusun III, Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Dua tahun setelah banjir menerjang kawasan tersebut, sekitar delapan hingga sembilan kepala keluarga (KK) masih bertahan di Hunian Sementara (Huntara) sembari menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap). (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Penantian panjang masih dijalani sejumlah warga Dusun III, Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Dua tahun setelah banjir menerjang kawasan tersebut, sekitar delapan hingga sembilan kepala keluarga (KK) masih bertahan di Hunian Sementara (Huntara) sembari menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Kondisi para penyintas menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait turun langsung meninjau kondisi warga dan lokasi Huntara, Rabu (7/10/2026).

Hasil pendataan di lapangan menunjukkan masih terdapat sekitar delapan hingga sembilan KK yang terdampak dan belum menempati hunian permanen. Bahkan, keterbatasan tempat membuat satu unit rumah di lokasi tersebut harus ditempati oleh dua KK.

Berita lainnya :  Kejaksaan Gelar Seminar Penegakan Hukum Berbasis Aset Negara

Erwin mengatakan Pemkab Parigi Moutong telah menyiapkan langkah untuk merealisasikan pembangunan hunian permanen bagi warga yang hingga kini masih bertahan di Huntara.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi pembangunan sekaligus mengalokasikan anggaran pembebasan lahan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.

“Lokasinya sudah kita siapkan dan sudah masuk dalam alokasi perubahan anggaran untuk pembebasan tanah,” kata Erwin.

Ia memastikan hunian yang nantinya dibangun bukan lagi tempat tinggal sementara, melainkan rumah permanen yang diharapkan menjadi tempat tinggal tetap bagi para penyintas banjir Sibalago.

Berita lainnya :  HUT Ke-24 Parigi Moutong Momentum Evaluasi dan Akselerasi Pembangunan

Sementara untuk pembangunan fisik rumah, pemerintah daerah akan mengupayakan dukungan melalui intervensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Skema tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi hunian permanen bagi warga.

Selain meninjau rencana relokasi, dalam kunjungan tersebut Erwin juga menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga penyintas banjir.

Pemkab Parigi Moutong turut memberikan dukungan kebutuhan air bersih karena warga yang masih tinggal di Huntara menghadapi keterbatasan pasokan air. Kondisi kebersihan dan kesehatan warga juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah selama proses penanganan berlangsung.

Berita lainnya :  Kajati Sulteng dan Ketua Pengadilan Tinggi Bahas Sinergi Penegakan Hukum

Erwin berharap proses pembebasan lahan dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan hunian permanen bisa segera dimulai. Pemerintah daerah juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat mempercepat pembangunan rumah bagi warga terdampak.

Dengan adanya kepastian lokasi, anggaran pembebasan lahan, serta dukungan pembangunan fisik, pemerintah berharap warga Sibalago yang telah dua tahun bertahan di Huntara dapat segera meninggalkan hunian sementara dan menempati rumah permanen yang lebih layak.

Total Views: 774

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *