Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Keterbatasan fasilitas latihan tidak menyurutkan semangat para atlet muda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Parigi Moutong dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah Ke- X di Kabupaten Morowali, November 2026. Dengan tekad kuat, mereka terus berlatih demi mengharumkan nama daerah.
Pantauan media ini di venue Cabang Olahraga (Cabor) Atletik, Kamis (2/7/2026), menunjukkan antusiasme para atlet begitu tinggi. Sekitar kurang lebih 50 atlet dari berbagai nomor perlombaan mengikuti sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.
Meski venue yang digunakan saat ini belum memenuhi standar pertandingan profesional, kondisi itu tidak menjadi penghalang bagi para atlet PASI Parigi Moutong untuk terus mengasah kemampuan. Semangat juang mereka justru menjadi bukti bahwa prestasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga kerja keras dan disiplin berlatih.
Berdasarkan data yang dihimpun, PASI Parigi Moutong merupakan salah satu cabang olahraga andalan yang sukses menyumbang medali terbanyak pada pelaksanaan Porprov sebelumnya. Capaian tersebut dinilai menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih, termasuk dukungan anggaran bagi pembangunan fasilitas atletik yang lebih representatif.
Kepala Pelatih PASI Parigi Moutong berlisensi nasional, Supardin, mengatakan cabang olahraga yang dipimpinnya telah melahirkan banyak atlet berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Baru-baru ini tiga atlet asal Parigi Moutong mengikuti Kejuaraan Nasional. Alhamdulillah, Fitra berhasil meraih medali perunggu pada nomor lari 800 meter putri,” ungkap Supardin.
Ia menjelaskan, proses seleksi atlet menuju Porprov Morowali masih terus berlangsung. Namun, sejumlah atlet belum mengikuti seleksi karena tengah dipersiapkan untuk menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.
“Ada beberapa atlet kami yang belum mengikuti seleksi Porprov karena masih fokus mempersiapkan diri mengikuti O2SN tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK,” jelasnya.
Supardin menegaskan, seleksi akan terus dilakukan dalam beberapa pekan ke depan untuk memastikan atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki peluang meraih medali emas bagi Kabupaten Parigi Moutong.
“Bagi atlet-atlet muda yang belum terpilih jangan berkecil hati. Perjalanan kalian masih panjang dan masih banyak kejuaraan besar yang bisa diikuti pada masa mendatang,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh klub atletik di Kabupaten Parigi Moutong agar terus meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan sehingga prestasi daerah dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Kami berharap seluruh atlet tetap giat berlatih demi mencapai prestasi terbaik, mengharumkan nama Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.















