PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengawali rangkaian refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid dengan menggelar Zikir Akbar di halaman Auditorium Kantor Bupati, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar spiritual bersama menyusul gempa bumi yang baru-baru ini mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Suasana khidmat mewarnai kegiatan yang dihadiri jajaran pemerintah dan masyarakat. Zikir Akbar itu menjadi momentum bermunajat kepada Allah SWT agar daerah yang terdampak bencana diberikan perlindungan serta dijauhkan dari musibah yang lebih besar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid mengatakan, gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi beberapa waktu lalu dirasakan di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, Poso, dan Kota Palu. Dari sejumlah wilayah tersebut, Kabupaten Sigi menjadi daerah yang mengalami dampak paling parah.
“Kita berkumpul hari ini untuk bermunajat dan berzikir kepada Allah SWT, memohon agar musibah ini tidak semakin parah dan tidak berlanjut. Pada minggu ini kita tetap harus waspada terhadap kemungkinan yang diprediksikan, meskipun kita berharap sepenuhnya hal itu tidak terjadi,” ujar Abdul Sahid.
Ia menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pengalaman bencana sebelumnya serta adanya informasi mengenai potensi gempa yang lebih besar disertai risiko tsunami menjadi perhatian serius, khususnya bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir.
“Gempa kemarin berkekuatan 6,7 magnitudo. Jika ada prediksi potensi gempa lebih besar, kita harus tetap waspada. Namun saya mengajak masyarakat menenangkan keluarga yang mungkin mengalami trauma, jangan sampai panik. Mari kita berdoa agar musibah ini segera berlalu,” katanya.
Usai kegiatan zikir, Wakil Bupati bersama tim akan turun langsung ke lapangan atas arahan Bupati H. Erwin Burase untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak gempa. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 11 unit rumah yang mengalami kerusakan dan akan segera mendapat penanganan.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Kuncinya adalah tetap solid dan saling menyayangi. Jangan saling menjatuhkan, membesar-besarkan kesalahan orang lain, atau menyebarkan hal yang dapat memecah belah. Urusan hukum ada jalurnya. Tidak ada manusia yang luput dari khilaf, mari kita saling melindungi dan mendoakan kebaikan bagi sesama,” pesannya.
Ia pun memohon dukungan masyarakat agar kepemimpinan Bupati H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid yang masih memiliki masa bakti empat tahun ke depan dapat berjalan dengan baik.
“Semoga sisa masa jabatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan mampu mewujudkan seluruh visi dan misi demi kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Parigi Moutong yang kita cintai bersama,” pungkasnya.















