Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Ekspor 459 Ton Durian Sulteng Tembus Pasar China

×

Ekspor 459 Ton Durian Sulteng Tembus Pasar China

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Sulawesi Tengah kembali menunjukkan taringnya di pasar global. Sebanyak 459 ton durian beku senilai Rp 42,5 miliar resmi diberangkatkan ke Tiongkok dalam ekspor raya yang dilepas langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di fasilitas PT. Docu Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Kota Palu, Kamis (16/4/2026). (Dok. Diskominfo Parimo)
Example 728x90

Palu, Timursulawesi.id – Sulawesi Tengah kembali menunjukkan taringnya di pasar global. Sebanyak 459 ton durian beku senilai Rp 42,5 miliar resmi diberangkatkan ke Tiongkok dalam ekspor raya yang dilepas langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di fasilitas PT. Docu Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Kota Palu, Kamis (16/4/2026).

Tak sekadar seremoni ekspor, momen ini menjadi penanda penting penguatan sektor agribisnis daerah sekaligus peluncuran branding internasional “Volcano Durian Indonesia” sebagai identitas global durian asal Sulawesi Tengah.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, perwakilan Kementerian Transmigrasi, Kepala Badan Karantina Indonesia, anggota DPR RI Komisi IV dapil Sulteng, para kepala daerah, serta Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan hilirisasi komoditas pertanian.

Berita lainnya :  Kelurahan Ranononcu Wakili Poso di Lomba Desa dan Kelurahan Sulteng 2025: Ajang Evaluasi dan Inspirasi Pembangunan Partisipatif

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi Sulawesi Tengah tidak lagi bertumpu pada sektor pertambangan semata. Ia menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi pertanian dan perikanan sebagai kekuatan utama daerah.

Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki kapasitas besar untuk menjadi penyangga pangan nasional. Ia juga menyoroti perlunya memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terjadi pada level daerah, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke tingkat rumah tangga masyarakat.

Berita lainnya :  Habib Alwi Al-Jufri Ungkap Hikmah Isra Mi’raj Sambut Ramadan

Kehadiran Bupati Erwin Burase dalam ekspor raya ini memperkuat posisi Kabupaten Parigi Moutong sebagai sentra produksi durian terbesar di Sulawesi Tengah. Komoditas dari wilayah tersebut dinilai memiliki kualitas unggul dan mampu bersaing di pasar internasional.

Bupati Erwin menyambut positif langkah strategis pemerintah provinsi dalam membuka akses ekspor yang lebih luas. Ia menilai pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa durian asal Sulawesi Tengah, khususnya dari Parigi Moutong, memiliki daya saing tinggi di kancah global.

Ia juga menegaskan pentingnya hilirisasi agar nilai tambah produk tidak berhenti pada bahan mentah. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong pendampingan bagi petani agar mampu meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasar.

Berita lainnya :  Sekdaprov Gorontalo: SDM Unggul Kunci Percepatan Kemajuan Daerah

Lebih lanjut, Erwin menegaskan komitmen Parigi Moutong untuk menjadi salah satu tulang punggung dalam mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai penyangga pangan nasional. Dengan dukungan branding “Volcano Durian Indonesia”, ia optimistis komoditas lokal akan semakin dikenal dan diminati pasar dunia.

Ekspor raya ini pun menjadi momentum penting yang membuka peluang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk menembus pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu sentra durian unggulan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *