Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya membuka isolasi wilayah melalui program “Lancar Bersama” dengan memprioritaskan pembangunan akses jalan antar desa dan kawasan terpencil.
Melalui program tersebut, pemda menargetkan peningkatan konektivitas sebagai fondasi pemerataan pembangunan, terutama bagi desa-desa yang selama ini sulit dijangkau.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memperoleh dukungan alat berat guna mempercepat pembukaan akses infrastruktur.
“Kami minta dukungan alat berat dari provinsi maupun pusat. Nantinya akan dikelola secara swakelola agar lebih efektif,” ujarnya.
Menurut Irwan, skema swakelola dipilih agar pemanfaatan alat berat dapat dilakukan secara fleksibel dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Ia menambahkan, keberadaan alat berat tersebut tidak hanya difokuskan untuk pembangunan dan peningkatan jalan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam penanganan bencana apabila terjadi situasi darurat.
Ia menegaskan, penguatan konektivitas antarwilayah menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat di seluruh wilayah Parigi Moutong.















