banner 970x250
Daerah  

Plt Dirut RSUD Anuntaloko Cari Solusi Pekerja Cleaning Service

Ket. Foto : Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, menyatakan komitmennya untuk mencarikan solusi terbaik agar seluruh pekerja Cleaning Service (CS). (Dok. Wady)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, menyatakan komitmennya untuk mencarikan solusi terbaik agar seluruh pekerja Cleaning Service (CS) yang sebelumnya bekerja di rumah sakit tersebut dapat kembali memperoleh pekerjaan.

Diketahui, sekitar 24 pekerja Cleaning Service tidak lagi bekerja di RSUD Anuntaloko Parigi setelah kontrak dengan vendor sebelumnya berakhir. Para pekerja tersebut disebut enggan melanjutkan pekerjaan di bawah pengelolaan vendor baru.

banner 728x90

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Sulawesi Tengah, Lukius Todama, melakukan audiensi dengan Plt Dirut RSUD Anuntaloko Parigi. Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Bupati Parigi Moutong, Rabu (7/1/2026).

Berita lainnya :  Wakil Bupati Parigi Moutong Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Balinggi: Serukan Penanganan Cepat dan Strategis

Irwan menjelaskan, dalam audiensi tersebut pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong membahas sejumlah opsi guna mencari jalan keluar bagi para pekerja Cleaning Service.

“Kami sudah menyampaikan beberapa tawaran solusi. Pak Kepala Dinas Kesehatan juga hadir. Jika memang seluruhnya tidak memungkinkan kembali bekerja di rumah sakit, kami tawarkan alternatif lain, seperti penempatan di puskesmas terdekat sesuai domisili,” ujar Irwan.

Berita lainnya :  DPKP Parigi Moutong, Hanya Memprioritaskan BRS Sembilan Kawasan Kumuh Akibat Minimnya Anggaran

Menurutnya, prinsip utama dalam pembahasan tersebut adalah memastikan para pekerja tetap memiliki kesempatan bekerja, mengingat pekerjaan tersebut menjadi sumber penghidupan utama mereka dan keluarga.

“Kami sepakat bahwa meskipun kondisi di rumah sakit sudah penuh, tetap harus ada solusi. Tidak ada menang atau kalah. Yang ada adalah mencari jalan bersama agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Berita lainnya :  Koperasi Digerakkan, Petani Diperkuat, Ekonomi Daerah Bangkit Bersama

Irwan menambahkan, pada prinsipnya RSUD Anuntaloko Parigi hanya menerima tenaga kerja yang benar-benar siap bekerja sesuai ketentuan. Meski demikian, pihak manajemen tetap berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan terkait, guna mencarikan solusi yang adil dan manusiawi.

“Yang jelas, kami menginginkan solusi terbaik bagi teman-teman Cleaning Service tanpa mengabaikan aturan dan kepentingan semua pihak,” pungkas Irwan.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *