Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Warga Resah Tambang Ilegal, Bupati dan Kapolres Turun Tangan

×

Warga Resah Tambang Ilegal, Bupati dan Kapolres Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Daerah dan Polres Parigi Moutong menyatakan komitmen kuat untuk menindaklanjuti keresahan warga terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). (Dok. Wadi)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pemerintah Daerah dan Polres Parigi Moutong menyatakan komitmen kuat untuk menindaklanjuti keresahan warga terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Sikap ini disampaikan langsung oleh Bupati Erwin Burase dan Kapolres AKBP Hendrawan A.N. saat menerima perwakilan massa aksi damai di Kantor Bupati, pada Senin, 8 September 2025.

Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Rakyat Peduli Keadilan Parigi Moutong ini dimulai pukul 15.00 WITA dan diikuti puluhan warga yang menyuarakan kekhawatiran atas dampak sosial dan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal yang semakin meresahkan.

Berita lainnya :  Enam Kades di Kecamatan Moutong dan Taopa Tolak PETI

Berbeda dengan banyak unjuk rasa lainnya, aksi ini disambut secara terbuka oleh jajaran pemerintah dan kepolisian. Dialog berlangsung dalam suasana tertib, terbuka, dan penuh kekeluargaan.

“Kami hadir bukan untuk menjadi lawan masyarakat, melainkan mitra,” tegas Kapolres Hendrawan di hadapan peserta aksi.

Berita lainnya :  Kejati Sulteng Resmi Menetapkan Mantan Kades Tamainusi, Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Tambang

Bupati Erwin Burase juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap damai massa dan menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami mendengar langsung keresahan masyarakat. Ini akan kami evaluasi dan tindak lanjuti bersama,” ujar Bupati.

Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Bupati, Waka Polres, pejabat daerah lainnya, dan perwakilan massa aksi. Momen tersebut menjadi contoh nyata sinergi dan pendekatan humanis antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menyikapi persoalan krusial.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Resmikan Rest Area, Salurkan Bantuan, dan Lantik Kades Baru

Dengan dibukanya ruang dialog, aksi damai ini membuktikan bahwa penyampaian aspirasi secara terbuka dapat menjadi jembatan menuju solusi konkret. Pemerintah dan aparat pun menunjukkan kesiapannya untuk bertindak atas persoalan tambang ilegal yang menjadi keresahan utama masyarakat.


Total Views: 48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *