Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahKesehatan

Habiskan Rp20,82 Miliar, Puskesmas Torue dan Labkesmas Dibangun

×

Habiskan Rp20,82 Miliar, Puskesmas Torue dan Labkesmas Dibangun

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelontorkan anggaran Rp20,82 miliar untuk membangun dua fasilitas kesehatan, yakni Gedung UPTD Puskesmas Torue dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelontorkan anggaran Rp20,82 miliar untuk membangun dua fasilitas kesehatan, yakni Gedung UPTD Puskesmas Torue dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Namun, penguatan layanan laboratorium masih berlanjut karena pemenuhan alat kesehatan ditargetkan tiba secara bertahap pada November 2026.

Besaran anggaran tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, dalam laporan peresmian kedua fasilitas kesehatan di halaman Gedung Puskesmas Torue, Kecamatan Torue, Kamis (8/10/2026).

Darlin menjelaskan, pembangunan kedua fasilitas itu didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Parigi Moutong dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik. Investasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sarana dan prasarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dari total anggaran tersebut, pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Torue menyerap dana sebesar Rp7.618.852.000. Sementara itu, pembangunan Gedung Labkesmas Kabupaten Parigi Moutong menelan anggaran Rp13.200.720.000.

Berita lainnya :  Tim Bedah RSUD Anuntaloko Tetap Bertugas Usai Gempa

“Pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Torue dan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat merupakan bagian dari satu tujuan yang sama, yaitu memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong,” kata Darlin.

Menurutnya, pembangunan Puskesmas Torue bukan sekadar menghadirkan gedung baru, melainkan bagian dari investasi pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih representatif, puskesmas diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan warga.

Pelayanan tersebut mencakup upaya promotif, preventif, serta berbagai layanan kesehatan lainnya sesuai tugas dan fungsi puskesmas. Keberadaan gedung baru diharapkan turut mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, tetapi merupakan bagian dari investasi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan agar semakin dekat, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Berita lainnya :  Gubernur Gusnar Dorong Penguatan Satpol PP Satlinmas

Sementara itu, Gedung Labkesmas yang dibangun di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, diproyeksikan memperkuat kapasitas pemeriksaan laboratorium kesehatan masyarakat di tingkat kabupaten. Sebagai Labkesmas tingkat II, fasilitas tersebut diharapkan berperan dalam menyediakan data dan informasi kesehatan yang dibutuhkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kesehatan.

Darlin menilai, keberadaan laboratorium tersebut penting untuk menunjang sistem kesehatan daerah melalui penyediaan informasi yang dapat digunakan dalam menentukan arah kebijakan dan pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

“Sebagai Labkesmas tingkat II pada tingkat kabupaten/kota, fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan laboratorium kesehatan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong sekaligus menjadi bagian penting dalam penyajian data dan informasi kesehatan yang dapat mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program kesehatan,” katanya.

Meski pembangunan gedung telah rampung dan fasilitas tersebut diresmikan, dukungan peralatan medis dan laboratorium masih menjadi tahapan yang perlu dituntaskan. Pemenuhan alat kesehatan untuk menunjang operasional Labkesmas akan dilakukan secara bertahap, dengan kebutuhan peralatan ditargetkan tiba pada November 2026.

Berita lainnya :  IJTI Sulteng Kecam Pemanggilan TVRI oleh KPID Terkait Pemberitaan

“Untuk mendukung operasional Laboratorium Kesehatan Masyarakat ini, pemenuhan alat kesehatan akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan kebutuhan alat kesehatan dapat tiba pada bulan November tahun 2026,” ujar Darlin.

Ia menegaskan, ketersediaan gedung harus diikuti pemenuhan sarana, prasarana, dan peralatan sesuai standar agar Labkesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Dengan dukungan tersebut, kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat di Parigi Moutong diharapkan meningkat secara bertahap.

Darlin menambahkan, pembangunan Puskesmas Torue dan Labkesmas merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan program kesehatan nasional. Upaya tersebut juga sejalan dengan program Sehat Bersama yang diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Parigi Moutong.

Total Views: 96

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *