Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahOlahraga

SMAN 1 Tinombo Selatan Petakan Talenta Siswa untuk Cetak Atlet Berprestasi

×

SMAN 1 Tinombo Selatan Petakan Talenta Siswa untuk Cetak Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Menemukan bibit atlet potensial sejak usia sekolah menjadi langkah penting dalam membangun masa depan olahraga daerah. Upaya tersebut mulai dilakukan SMA Negeri 1 Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui workshop penguatan karakter dan peningkatan kapasitas peserta didik dalam rangka asesmen dan pemetaan talenta. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Menemukan bibit atlet potensial sejak usia sekolah menjadi langkah penting dalam membangun masa depan olahraga daerah. Upaya tersebut mulai dilakukan SMA Negeri 1 Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melalui workshop penguatan karakter dan peningkatan kapasitas peserta didik dalam rangka asesmen dan pemetaan talenta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) ini bertujuan mengidentifikasi minat, bakat, serta potensi siswa, khususnya dalam bidang olahraga dan prestasi nonakademik. Workshop tersebut menghadirkan Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Supardin, S.Pd., sebagai pemateri yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemetaan talenta peserta didik.

Kepala SMA Negeri 1 Tinombo Selatan, Busar Bina, S.H., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menggali potensi siswa sekaligus membangun karakter yang mendukung pencapaian prestasi.

Menurutnya, setiap peserta didik memiliki kemampuan dan bakat yang berbeda sehingga diperlukan asesmen untuk mengetahui potensi masing-masing agar pembinaan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Melalui workshop ini, kami berharap bakat dan potensi peserta didik dapat teridentifikasi dengan baik. Kami ingin ke depan SMA Negeri 1 Tinombo Selatan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang bisa berkembang dan meraih prestasi,” ujar Busar.

Berita lainnya :  FPRB Parigi Moutong Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Daerah

Sementara itu, Supardin menegaskan bahwa pemetaan talenta merupakan langkah awal dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah, khususnya di lingkungan sekolah. Menurutnya, pencarian bibit atlet tidak seharusnya menunggu hingga siswa mengikuti kompetisi, tetapi perlu dimulai sejak usia sekolah dengan mengenali kemampuan, minat, dan kecenderungan mereka terhadap cabang olahraga tertentu.

“Pemetaan talenta sangat penting untuk mengetahui potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Dengan mengetahui bakat mereka sejak dini, proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” jelas Supardin.

Ia menambahkan, bakat alami saja tidak cukup untuk mengantarkan seorang atlet menuju prestasi. Potensi tersebut harus didukung latihan yang teratur, kedisiplinan, kerja keras, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan dari sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar.

Berita lainnya :  Sulteng Resmi Terapkan Sanksi Sosial Restorative Justice

Siswa yang memiliki kemampuan di bidang olahraga juga perlu memperoleh kesempatan dan pendampingan agar dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

“Anak-anak yang memiliki bakat olahraga perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Namun, bakat itu harus diikuti dengan latihan, disiplin, kerja keras, dan mental yang kuat agar mereka mampu bersaing dalam berbagai kompetisi,” ungkapnya.

Supardin menilai sekolah memiliki posisi strategis dalam menemukan dan mengembangkan calon atlet masa depan. Melalui asesmen dan pemetaan talenta, siswa yang menunjukkan kemampuan di bidang olahraga dapat diarahkan untuk mengikuti pembinaan sesuai cabang olahraga yang diminati.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal terbangunnya sinergi antara SMA Negeri 1 Tinombo Selatan dan KONI Kabupaten Parigi Moutong dalam memperkuat pembinaan olahraga serta menyiapkan generasi atlet potensial.

“Harapan kita, dari sekolah-sekolah di Parigi Moutong akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi. Karena itu, identifikasi bakat sejak dini perlu menjadi perhatian bersama agar potensi anak-anak kita tidak terlewatkan,” tambahnya.

Selain berfokus pada pengembangan kemampuan olahraga, workshop tersebut juga menekankan pentingnya pembentukan karakter peserta didik. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Berita lainnya :  Peran Strategis DPRD Parimo Menguat dalam Forum Musrenbang RKPD

Busar Bina berharap kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Melalui asesmen dan pemetaan talenta yang dilakukan secara terarah, SMA Negeri 1 Tinombo Selatan diharapkan dapat menjadi salah satu tempat lahirnya bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Parigi Moutong.

Sinergi antara dunia pendidikan dan pembinaan olahraga pun diharapkan terus diperkuat untuk membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan meningkatkan prestasi.

Dengan identifikasi potensi sejak dini serta pembinaan yang berkelanjutan, para siswa diharapkan mampu mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Parigi Moutong dalam berbagai kompetisi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Total Views: 251

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *