Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Wabup Tinjau Dampak Banjir Avolua, Pastikan Penanganan Berlanjut

×

Wabup Tinjau Dampak Banjir Avolua, Pastikan Penanganan Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat menangani dampak banjir bandang yang melanda Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat menangani dampak banjir bandang yang melanda Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal sekaligus mengecek sumber aliran air yang sebelumnya merendam rumah warga dan fasilitas masyarakat, Kamis (27/8/2026).

Setibanya di lokasi, Wakil Bupati terlebih dahulu menyambangi posko BNPB sebelum bersama tim gabungan yang terdiri dari BNPB, Satpol PP, Camat Parigi Utara, unsur TNI dan Polri, serta pemerintah desa melakukan peninjauan di sejumlah titik terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Sahid melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak, area yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir, hingga sebuah pabrik durian yang ikut terdampak bencana.

Wabup mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan langkah penanganan terhadap aliran sungai yang menjadi salah satu jalur masuknya air ke kawasan permukiman warga. Selain itu, dukungan alat berat akan ditambah guna mempercepat pembersihan material lumpur dan kayu yang terbawa arus banjir.

Berita lainnya :  PemProv Sulteng Salurkan Pompa Air untuk Karang Taruna Bantaya

“Insya Allah kami akan turunkan lagi tambahan dua unit alat berat hari ini. Karena dampak dari kejadian kemarin cukup merusak dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Abdul Sahid.

Menurutnya, hasil penanganan sementara di lapangan telah menunjukkan perkembangan positif. Aliran air yang sebelumnya mengarah ke kawasan permukiman warga berhasil ditutup dan dialihkan sehingga tidak lagi masuk ke area rumah penduduk.

“Alhamdulillah hari ini apa yang menjadi penyebab banjir bandang itu sudah bisa teratasi. Aliran air yang masuk ke pemukiman rakyat juga sudah tertutupi, sehingga sudah tidak ada lagi aliran ke sana. Mudah-mudahan ketika banjir kembali datang, ini sudah bisa teratasi,” jelasnya.

Berita lainnya :  KPT Cup III 2025, Dr. Nirwana Buka Secara Resmi

Meski demikian, Abdul Sahid menegaskan penanganan bencana tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai dan wilayah yang berpotensi mengalami ancaman banjir susulan.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat perubahan kondisi aliran sungai yang dinilai membahayakan. Laporan cepat dari warga dinilai penting agar pemerintah dapat segera mengambil langkah penanganan.

“Saya sampaikan kepada masyarakat, tolong laporkan kepada pemerintah ketika kondisi aliran sungai ini sudah tidak bersahabat. Kami akan tinjau. Kalau memang perlu penanganan, segera mungkin peralatan kami turunkan ke lapangan,” katanya.

Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Menurutnya, potensi banjir bandang dapat terjadi kapan saja, termasuk pada malam hari saat warga sedang beristirahat.

“Saya mohon kepada masyarakat dengan kondisi yang ada cukup hati-hati melihat situasi. Jangan sampai terjadi banjir bandang ketika masyarakat tengah malam sedang tidur lelap. Jadi, saya mohon masyarakat melihat cuaca yang ada dan cukup berhati-hati, serta siap siaga,” imbaunya.

Berita lainnya :  Festival Lalampa Toboli Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Terkait dugaan penyebab banjir bandang, Abdul Sahid menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan langsung di lapangan, tidak ditemukan adanya aktivitas pertambangan di wilayah bagian atas yang menjadi sumber aliran banjir.

“Di atas itu tidak ada kegiatan. Artinya, mungkin ada orang berpikir ada kegiatan tambang, tetapi di atas itu tidak ada. Ini memang menjadi kehendak Allah. Karena itu saya mohon kepada masyarakat untuk cukup berhati-hati,” ujarnya.

Abdul Sahid mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, serta memperkuat kepedulian bersama terhadap potensi bencana. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus hadir melakukan upaya pencegahan dan penanganan demi keselamatan masyarakat Parigi Moutong.

Total Views: 616

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *