Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Banjir Terjang Kasimbar, Jalur Trans Sulawesi Tertutup Longsoran

×

Banjir Terjang Kasimbar, Jalur Trans Sulawesi Tertutup Longsoran

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga terendam banjir, Jumat (28/8/2026) pagi. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga terendam banjir, Jumat (28/8/2026) pagi. Luapan sungai akibat tingginya intensitas hujan membuat beberapa desa terdampak dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.30 WITA dan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 08.21 WITA.

Sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Desa Labuan Donggulu pada Dusun 1, 2, 3, dan 4, Desa Laemanta Dusun 1, Desa Laemanta Utara Dusun 1 hingga 4, serta Desa Peningka, Kecamatan Kasimbar.

Berita lainnya :  PT AKA Rancang Kawasan Durian Raksasa di Parigi Moutong dan Libatkan Masyarakat

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan gangguan terhadap akses transportasi. Material longsoran menutup sebagian ruas Jalan Trans Sulawesi yang berada di perbatasan Desa Peningka dan Laemanta Induk sehingga menghambat kelancaran arus kendaraan.

Hingga laporan sementara diterbitkan, BPBD Kabupaten Parigi Moutong masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga yang terdampak maupun kemungkinan adanya warga yang mengungsi. Sementara itu, belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah akibat kejadian tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Rivai, menyampaikan bahwa personel BPBD bersama unsur terkait tengah melakukan asesmen dan kaji cepat untuk memastikan kondisi serta kebutuhan penanganan di lapangan.

Berita lainnya :  BPK Temukan Potensi PAD Parimo Hilang Rp429 Juta

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong masih melakukan asesmen dan kaji cepat di lokasi untuk mengetahui dampak banjir,” ujar Rivai.

Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, TRC dan Pusdalops BPBD Parigi Moutong, TNI, Polri, hingga PT Bina Kaili yang turut membantu proses penanganan di lokasi terdampak.

Sementara itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah telah melakukan mobilisasi alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutup jalur Trans Sulawesi agar akses transportasi dapat kembali normal.

Berita lainnya :  Refleksi Setahun Erwin-Sahid Hadirkan Layanan Publik dan Job Fair

BPBD Kabupaten Parigi Moutong juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat sekaligus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi wilayah yang terdampak banjir.

Dari hasil identifikasi awal, kebutuhan mendesak dalam penanganan bencana meliputi normalisasi aliran sungai serta pembersihan material longsoran yang menutup badan Jalan Trans Sulawesi.

Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan penanganan guna memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak.

Total Views: 479

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *