Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Ariesto Bakal Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan dan Cegah Gangguan Sosial

×

Ariesto Bakal Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan dan Cegah Gangguan Sosial

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah preventif menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana. (Dok. Pribadi)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah preventif menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana.

Program yang dijalankan melalui Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong ini difokuskan pada pengaktifan kembali ronda malam untuk menekan potensi peredaran minuman keras (miras), narkoba, serta aktivitas anak usia sekolah yang masih berkeliaran hingga larut malam.

“Intinya, Siskamling ini untuk mengaktifkan kembali ronda malam guna mencegah maraknya peredaran miras, narkoba, dan berkeliarannya anak usia sekolah,” ujar Kepala Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong, Ariesto, di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026).

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Lepas Dai Muda PPIA

Menurut Ariesto, penguatan kembali peran Satlinmas tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, tetapi juga meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Saat ini, kata dia, terdapat sekitar 2.027 personel Satlinmas yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Parigi Moutong. Seluruh personel tersebut akan didorong untuk kembali aktif menjalankan fungsi pengamanan lingkungan di wilayah masing-masing.

“Tugas pertama kami adalah mengaktifkan kembali Siskamling yang ada di desa dan kelurahan,” jelas Ariesto.

Ia menambahkan, keberadaan Siskamling memiliki peran strategis karena menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus menjadi penghubung awal antara masyarakat dengan pemerintah maupun aparat terkait.

Berita lainnya :  Erwin Burase Hadiri HUT Pasangkayu, Perkuat Sinergi Antarwilayah Sulawesi

Selain penguatan keamanan di wilayah pedesaan, Bidang Linmas juga rutin melakukan patroli di kawasan perkotaan. Patroli tersebut dilaksanakan sedikitnya satu kali dalam sepekan pada lima kelurahan dengan fokus menjaga keamanan lingkungan serta mengamankan aset milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

“Dasarnya adalah arahan Bupati dan Wakil Bupati untuk mengawasi dua gedung baru yang saat ini belum digunakan, yakni Gedung Labkesmas dan Gedung Layanan Perpustakaan. Karena di dalamnya sudah terdapat fasilitas dan barang-barang, maka harus dipastikan tetap aman,” ungkapnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Bidang Linmas juga menerapkan sistem piket malam setiap Kamis hingga menjelang subuh. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait gangguan keamanan.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan para lurah untuk mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) sebagai pusat kegiatan ronda malam.

Berita lainnya :  PMI Bukan Sekadar Simbol, Tapi Jiwa Kemanusiaan

Setiap kelurahan ditargetkan memiliki minimal satu posko aktif dengan jadwal ronda bergiliran sekurang-kurangnya satu malam dalam setiap pekan.

“Jangan sampai sudah terjadi pencurian baru kita bergerak. Dengan adanya pos kamling, masyarakat memiliki tempat untuk melapor jika terjadi gangguan Kamtibmas,” tegas Ariesto.

Ia menyebut, program tersebut juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama, termasuk Ustaz Musran, serta mendapat respons positif dari warga.

Ariesto berharap pengaktifan kembali Siskamling dapat menjadi langkah pencegahan dini terhadap berbagai gangguan keamanan, sekaligus membangun kembali budaya gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Total Views: 936

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *