Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPendidikan

Wabup Parigi Moutong Perkuat Pendidikan Berkarakter di Parimo

×

Wabup Parigi Moutong Perkuat Pendidikan Berkarakter di Parimo

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Penguatan kualitas pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong terus didorong melalui komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan para pendidik. Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, turun langsung menemui kepala sekolah dan tenaga pendidik Rayon 3 untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat pembinaan pendidikan di daerah. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Penguatan kualitas pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong terus didorong melalui komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan para pendidik. Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, turun langsung menemui kepala sekolah dan tenaga pendidik Rayon 3 untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat pembinaan pendidikan di daerah.

Pertemuan yang dikemas dalam kunjungan kerja, silaturahmi, dan dialog interaktif tersebut berlangsung di SMP Negeri 1 Ampibabo, Rabu (30/9/2026). Rayon 3 mencakup Kecamatan Kasimbar, Toribulu, Ampibabo, dan Siniu.

Dalam agenda tersebut, Abdul Sahid didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong Yusnaeni, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, serta Plt. Ketua PGRI Kabupaten Parigi Moutong Supardin.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, mengapresiasi perhatian dan komitmen Wakil Bupati terhadap kemajuan pendidikan. Menurutnya, pengalaman Abdul Sahid sebagai pendidik menjadi modal penting dalam memahami berbagai tantangan yang dihadapi guru dan satuan pendidikan.

“Alhamdulillah, jiwa pendidik beliau tidak pernah luntur. Kerinduan beliau untuk memajukan kualitas pendidikan diwujudkan melalui roadshow tatap muka secara langsung bersama seluruh pimpinan satuan pendidikan, pengurus K3S, dan MKKS,” kata Sunarti.

Berita lainnya :  Polres Parigi Moutong Bantah Cukong Tambang Buranga, Buka Kolaborasi

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sebelumnya telah dilaksanakan di Sub Rayon Sausu dan dilanjutkan di Sub Rayon 3. Pemerintah daerah selanjutnya akan menjadwalkan pendampingan di tiga subrayon lainnya hingga wilayah utara, termasuk Kecamatan Moutong.

Sementara itu, Abdul Sahid menegaskan, kunjungan lapangan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan emosional antara pemerintah daerah dengan para tenaga pendidik. Pengalaman mengabdi sebagai guru PNS selama kurang lebih 25 tahun di SMP Negeri 15 Palu turut memperkuat kepeduliannya terhadap profesi pendidik.

“Saya sangat bangga dengan profesi guru. Mau jadi Presiden, Menteri, maupun Anggota DPR, semua berdiri karena bimbingan seorang guru. Begitu sentral dan terhormatnya peran guru dalam sejarah peradaban masyarakat,” ujar Abdul Sahid.

Berita lainnya :  Gempa Sulawesi Tengah, Anwar Hafid Instruksikan Penanganan Cepat

Dalam dialog tersebut, Wabup juga menyampaikan sejumlah arahan strategis untuk memperkuat sistem pendidikan di Parigi Moutong. Salah satunya berkaitan dengan capaian daerah dalam ajang Bageng Gabelo tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Parigi Moutong berhasil meraih dua penghargaan dari 10 kategori yang dilombakan. Capaian tersebut berkaitan dengan keberhasilan daerah dalam penanganan anak putus sekolah atau tidak sekolah serta penciptaan kelompok sekolah yang aman.

Abdul Sahid meminta capaian tersebut menjadi pemacu bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran.

Menurutnya, guru perlu membangun suasana belajar yang nyaman, tenang, aman, dan menggembirakan. Karena itu, ia mengingatkan agar pendekatan pendidikan tidak melahirkan stigma guru yang menakutkan atau dikenal sebagai “guru killer”.

Persoalan literasi juga menjadi perhatian. Abdul Sahid menegaskan bahwa tidak ada anak yang bodoh. Setiap peserta didik, kata dia, membutuhkan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhannya.

Berita lainnya :  Warga Parimo Polisikan Akun Facebook Diduga Sebar Fitnah dan Ancaman

Untuk itu, para pendidik diminta mengedepankan kesabaran dan sikap suportif dalam mendampingi siswa, termasuk dalam menghadapi anak yang mengalami kesulitan belajar. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah adanya peserta didik yang harus tinggal kelas.

Selain aspek pembelajaran, Wabup mengingatkan kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi. Para pendidik diminta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu eksternal maupun polemik yang berkembang di media sosial.

Menutup arahannya, Abdul Sahid yang merupakan alumni SMP Negeri 1 Ampibabo menegaskan keterbukaan Pemkab Parigi Moutong terhadap aspirasi dan konsultasi dari kalangan pendidik.

Ia berharap komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan insan pendidikan dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan di satuan pendidikan dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

Total Views: 70

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *