Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Bupati Parimo Dorong Produk UMKM Menembus Pasar Global

×

Bupati Parimo Dorong Produk UMKM Menembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Peluang komoditas unggulan Parigi Moutong untuk memperluas pasar hingga mancanegara kembali diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan sejumlah kementerian dan Badan Karantina Indonesia. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PALU, Timursulawesi.id — Peluang komoditas unggulan Parigi Moutong untuk memperluas pasar hingga mancanegara kembali diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan sejumlah kementerian dan Badan Karantina Indonesia.

Langkah tersebut ditandai dengan kehadiran Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam Deklarasi Perkarantinaan Gerakan 1000 Pelaku Usaha Ekspor dan Pengusaha UMKM dari Bumi Tadulako Sulawesi Tengah Menuju Pasar Global di Hotel Best Western Plus Coco, Palu, Senin (28/9/2026).

Dalam kegiatan itu, Erwin menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Karantina Indonesia, Kementerian UMKM, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), serta Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing produk daerah agar mampu memenuhi persyaratan pasar ekspor. Salah satu komoditas yang mendapat perhatian adalah durian Parigi Moutong yang disebut menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Sulawesi Tengah.

Berita lainnya :  Perubahan APBD Parimo 2026, Pendapatan Turun Rp18,79 Miliar

Gubernur Sulawesi Tengah dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kabupaten Parigi Moutong atas kontribusinya terhadap ekspor komoditas hortikultura di daerah.

Dalam sambutannya disebutkan, ekspor durian Sulawesi Tengah telah mencapai 8,162 juta ton dan memenuhi sejumlah persyaratan standar internasional, termasuk standar General Administration of Customs of China (GACC).

Gubernur juga menekankan pentingnya posisi UMKM sebagai salah satu fondasi perekonomian daerah. Melalui semangat “Nam Basa” yang berarti “Sangat Besar”, Sulawesi Tengah didorong untuk semakin percaya diri memperluas pasar produk lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding mengatakan kolaborasi lintas instansi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kelas UMKM dalam negeri melalui penguatan standar kesehatan, kualitas, keamanan, serta daya saing produk.

Berita lainnya :  Modus Baru Penipuan Catut Media KabarSulteng, Waspadalah

“Kami ingin UMKM kita punya daya saing di pasar internasional. Produknya betul-betul berkualitas, aman, dan sehat. Melalui kolaborasi ini, kita siapkan Klinik Ekspor dan Desa Ekspor agar pendampingan, pelatihan, dan pemenuhan standar ekspor dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari instruksi Presiden RI untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada pelaku UMKM di daerah.

“Tujuannya adalah menaikkan dan meningkatkan daya saing UMKM. Badan Karantina memberi pendampingan dan pelatihan standar ekspor, sementara kami fokus pada penguatan pemberdayaan dan akses permodalan,” kata Maman.

Menurutnya, dukungan Bupati Parigi Moutong dan kepala daerah lainnya dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi positif dalam mendorong UMKM daerah naik kelas.

Berita lainnya :  Musyawarah PWRI Parigi Moutong, Pj Bupati Ricard Arnaldo Ajak Anggota Aktif Dukung Pembangunan Daerah

Bagi Kabupaten Parigi Moutong, keterlibatan langsung Bupati Erwin Burase dalam penandatanganan kerja sama tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan petani terhadap pelatihan, sertifikasi perkarantinaan, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan ekspor.

Pemkab Parigi Moutong optimistis sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dapat memperluas pasar berbagai komoditas unggulan daerah.

Selain durian, komoditas seperti kelapa, kakao, serta produk perikanan juga didorong agar semakin mampu bersaing di pasar global.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong.

Total Views: 154

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *