Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menggelar sosialisasi mitigasi sekaligus menekankan pentingnya rambu bencana di Desa Palasa Tangki, Kecamatan Palasa, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 serta Peraturan BNPB Nomor 4 Tahun 2008. Sosialisasi dihadiri kepala desa, aparat desa, dan masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan menegaskan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan berbagai potensi ancaman bencana di wilayah Parigi Moutong. Edukasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, BPBD juga menyoroti urgensi keberadaan rambu bencana sebagai bagian penting dalam sistem keselamatan. Rambu tersebut berfungsi memberikan arah evakuasi yang jelas saat kondisi darurat, mengurangi kepanikan dan kebingungan, mempercepat proses penyelamatan jiwa, serta menjadi media edukasi mitigasi yang mudah dipahami semua kalangan. Keberadaan rambu juga mendukung respons cepat petugas dan relawan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, pemasangan rambu bencana menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya pengurangan risiko bencana, sejalan dengan amanat regulasi yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan perlindungan masyarakat.
Dengan sosialisasi berkelanjutan dan ketersediaan rambu yang memadai, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi bencana secara mandiri, cepat, dan terarah, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.
Untuk informasi dan pelaporan kejadian bencana, masyarakat dapat menghubungi Call Center BPBD di nomor 117, WhatsApp 0811 4180 117, atau melalui aplikasi SIBIMO yang tersedia di Play Store.















