PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah menjadi salah satu perhatian Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase. Ia mengajak Pengurus Daerah Himpunan Pemuda Alkhairaat (PD-HPA) Parigi Moutong untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.
Ajakan tersebut disampaikan Erwin saat menerima audiensi pengurus PD-HPA Parigi Moutong di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2026), usai dirinya menjadi pembina upacara peringatan Hari Santri Nasional.
Dalam pertemuan itu, Erwin menyampaikan apresiasi atas kunjungan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan tersebut. Ia berharap HPA dapat mengambil peran strategis dalam mendorong kegiatan positif bagi generasi muda sekaligus mendukung kemajuan daerah.
“Tentunya kami berharap agar HPA dan pemerintah daerah bisa terus bersinergi untuk memberikan hal-hal yang positif bagi pemuda dalam membangun daerah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan organisasi kepemudaan, Erwin juga menyatakan kesiapannya mendukung program-program kerja PD-HPA ke depan.
Menurutnya, keberadaan organisasi pemuda yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah.
“Kami selaku pemangku kepentingan daerah ini tentunya selalu berikan suport bagi organisasi kepemudaan yang mau membangun daerah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HPA Parigi Moutong, Mohammad Zainuddin Marzuki, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal kepengurusan baru untuk kembali mengonsolidasikan organisasi sekaligus memperkuat peran strategis HPA di tengah masyarakat.
Ia menilai komunikasi dengan pemerintah daerah penting agar keberadaan organisasi dapat dipahami dan mendapat ruang untuk berkontribusi.
“Karena peran HPA perluh diketahui oleh Pemda untuk mendorong partisipasi generasi muda terhadap berbagai kegiatan positif ditengah masyarakat,” sebutnya.
Zainuddin menegaskan, HPA bukanlah organisasi kepemudaan yang baru terbentuk, melainkan telah hadir sejak era 1980-an. Karena itu, kepengurusan yang baru berupaya menyegarkan kembali ingatan pemerintah daerah mengenai keberadaan HPA sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan.
“Jadi kedatangan kami menemui Bupati kali adalah bagaimana mendorong partisipasi aktif pemudah dalam mengisi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.















