Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPendidikan

Erwin Burase Perluas Seragam Gratis, Kini Sasar Murid Madrasah

×

Erwin Burase Perluas Seragam Gratis, Kini Sasar Murid Madrasah

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperluas pemerataan akses pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis. Pada tahun ajaran 2026–2027, program tersebut mulai menyasar murid baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendorong anak-anak yang putus sekolah kembali mengenyam pendidikan. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperluas pemerataan akses pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis. Pada tahun ajaran 2026–2027, program tersebut mulai menyasar murid baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendorong anak-anak yang putus sekolah kembali mengenyam pendidikan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan seragam sekolah gratis oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (20/10/2026). Kegiatan itu dirangkaikan dengan kampanye penuntasan anak tidak sekolah agar kembali bersekolah serta penyerahan bantuan mobil dapur lapangan dan masker dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang setara bagi seluruh anak. Pada saat yang sama, dukungan sarana penanggulangan bencana diharapkan memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa perluasan program seragam gratis hingga ke lingkungan madrasah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak, tanpa membedakan lembaga pendidikan tempat mereka menuntut ilmu.

Berita lainnya :  Camat Tinombo Pimpin Sidak Tambang Ilegal, Tiga Pekerja Diamankan

“Ini bentuk komitmen kami. Pada tahun pertama, kita sudah menyerahkan seragam gratis kepada anak-anak kita yang bersekolah di SD dan SMP di bawah naungan Kementerian Pendidikan,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, perluasan program ke madrasah merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dan masukan dari Kementerian Agama agar murid yang menempuh pendidikan di bawah naungan kementerian tersebut turut memperoleh bantuan seragam gratis.

Menurut Erwin, pemerintah daerah berupaya mengakomodasi kebutuhan tersebut secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang mengharuskan pemerintah menetapkan skala prioritas dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Untuk tahun ini, kemampuan anggaran kita baru bisa memberikan bantuan kepada murid Madrasah Tsanawiyah,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah daerah berencana memperluas cakupan penerima bantuan pada tahun anggaran 2027, termasuk bagi murid baru Madrasah Ibtidaiyah (MI). Upaya tersebut akan didukung melalui koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama untuk menghimpun data calon penerima sebagai dasar penyusunan perencanaan dan kebutuhan anggaran.

“Insyaallah, untuk tahun depan kita hitung kembali agar anak-anak kita yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah bisa mendapatkan bantuan seragam gratis. Kita ingin mereka diperlakukan sama dengan anak-anak yang bersekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan,” tegasnya.

Berita lainnya :  Banjir Rendam Empat Desa di Tanantovea Donggala

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, menjelaskan bahwa bantuan seragam sekolah gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai sasaran dan kemampuan anggaran.

Pada 2025, program tersebut telah menjangkau 15.440 murid baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

Adapun pada 2026, program tersebut diperluas dengan sasaran 2.383 murid baru Madrasah Tsanawiyah sesuai target yang telah direncanakan. Bantuan yang disalurkan mencakup baju, celana atau rok, topi, dan dasi untuk memenuhi kebutuhan dasar murid dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Melalui program ini, pemerintah daerah berharap keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Erwin menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi perhatian utama Pemkab Parigi Moutong dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah juga mendorong agar upaya penuntasan anak tidak sekolah terus diperkuat sehingga semakin banyak anak yang kembali ke bangku pendidikan dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berita lainnya :  Semangat Atlet PASI Parigi Moutong Berkobar Meski Fasilitas Masih Terbatas

Selain bantuan pendidikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan mobil dapur lapangan dan masker dari BNPB kepada BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung penanganan bencana, khususnya dari sisi penyediaan logistik dan perlindungan kesehatan di lapangan.

Mobil dapur lapangan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak bencana maupun petugas yang terlibat dalam operasi penanganan darurat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan konsumsi ketika bencana terjadi dan aktivitas masyarakat terganggu.

Sementara itu, bantuan masker dapat digunakan untuk mendukung perlindungan kesehatan petugas maupun masyarakat di lokasi penanganan bencana, terutama ketika menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyerahan kedua jenis bantuan tersebut mencerminkan upaya Pemkab Parigi Moutong untuk terus memperkuat pelayanan publik, baik melalui pemerataan akses pendidikan maupun peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dengan dukungan program dan sarana yang memadai, pemerintah daerah berharap kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan dan penanggulangan bencana dapat ditangani secara lebih optimal.

Total Views: 526

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *