Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Parimo Bangun Kampung Nelayan Merah Putih Perkuat Ekonomi Pesisir

×

Parimo Bangun Kampung Nelayan Merah Putih Perkuat Ekonomi Pesisir

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, sebagai langkah strategis memperkuat sektor kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG , Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, sebagai langkah strategis memperkuat sektor kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Peletakan batu pertama pembangunan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase–Abdul Sahid, Rabu (26/8/2026).

Momentum tersebut menandai dimulainya pembangunan kawasan nelayan terpadu yang diharapkan mampu menghadirkan lingkungan permukiman lebih tertata, produktif, aman, serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi kelautan dan perikanan.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur fisik, tetapi menjadi awal dari gerakan bersama untuk menciptakan kehidupan masyarakat nelayan yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Alhamdulillah, pada tahun ini Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan alokasi pembangunan delapan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Ditambah satu kawasan utama di Desa Bolano yang pembangunannya telah dimulai sejak akhir tahun 2025, sehingga total terdapat sembilan titik pembangunan di wilayah kita,” ungkap Bupati.

Berita lainnya :  Tomini Putra Juara KONI Sulteng Cup Lewat Penalti Dramatis

Menurutnya, jumlah tersebut menjadi capaian besar bagi Parigi Moutong karena tercatat sebagai kabupaten dengan alokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di Provinsi Sulawesi Tengah.

Bupati menjelaskan, keberhasilan mendapatkan program tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi dan meyakinkan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terhadap kebutuhan masyarakat pesisir Parigi Moutong.

Dengan garis pantai sepanjang 510 kilometer yang membentang dari wilayah utara hingga selatan, serta sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor perikanan, Parigi Moutong dinilai memiliki potensi besar sekaligus kebutuhan terhadap program nasional tersebut.

“Selain pelabuhan, nantinya juga akan dibangun fasilitas pendukung seperti pabrik es yang menjadi kebutuhan penting bagi nelayan. Insya Allah masih ada kemungkinan penambahan lokasi lain yang saat ini masih dalam proses survei,” jelasnya.

Bupati menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Parigi Moutong, yakni Maju, Mandiri, Berkelanjutan Melalui Gerbang Desa. Menurutnya, pembangunan daerah harus dimulai dari desa karena desa merupakan fondasi utama penguatan ekonomi masyarakat.

Berita lainnya :  AMPD Bambalemo Minta Kades Untuk Hentikan Sementara

Ia pun meminta seluruh pihak, mulai dari kepala desa, camat, hingga pemangku kepentingan di lokasi pembangunan agar bersama-sama mengawal proses pelaksanaan program tersebut.

“Jika terdapat kendala di lapangan, segera dikomunikasikan agar dapat diselesaikan bersama. Ini merupakan program Bapak Presiden untuk masyarakat, sehingga harus kita jaga dan pastikan berjalan dengan baik hingga selesai serta memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjadikan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kemajuan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu, Wakil Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan (PPK) Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Wilayah 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Maltonius Tassi, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional sesuai Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2026.

Ia menjelaskan, program pembangunan seribu Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026 juga telah mendapatkan dukungan pengamanan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Berita lainnya :  Delis Dorong Wartawan Profesional Dukung Pembangunan Morut Berkelanjutan

“Kami sudah berada di Parigi Moutong sejak Juli 2026 untuk melakukan koordinasi pelaksanaan pembangunan ini. Terima kasih kepada pemerintah daerah, Bupati, Wakil Bupati, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta seluruh pihak yang telah mendukung hingga tahap peletakan batu pertama terlaksana,” ujarnya.

Maltonius berharap pembangunan tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat nelayan, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, I Made Cornelius, menjelaskan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih bertujuan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terpadu, berkelanjutan, serta bernilai ekonomi tinggi.

Ia menyebutkan, pada tahun 2026 KKP mengalokasikan pembangunan delapan kawasan di Kabupaten Parigi Moutong, masing-masing di Desa Boyantongo, Sausu Tambu, Pelawa Baru, Sienjo, Laemanta, Tada, Dusunan, dan Malalang.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap tercipta kolaborasi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir.

Total Views: 24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *