Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

Sayutin Serap Aspirasi Warga Kasimbar Dorong Prioritas Pembangunan

×

Sayutin Serap Aspirasi Warga Kasimbar Dorong Prioritas Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Beragam kebutuhan pembangunan dari masyarakat Kecamatan Kasimbar mengemuka dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 yang dilaksanakan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, S.Sos. Dalam kegiatan tersebut, aspirasi warga mulai dari infrastruktur, kelautan, pendidikan, pertanian hingga pelayanan pemerintahan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif. (Dok. Humas Setwan DPRD Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG Timursulawesi.id – Beragam kebutuhan pembangunan dari masyarakat Kecamatan Kasimbar mengemuka dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 yang dilaksanakan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, S.Sos. Dalam kegiatan tersebut, aspirasi warga mulai dari infrastruktur, kelautan, pendidikan, pertanian hingga pelayanan pemerintahan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

Kegiatan reses pimpinan DPRD dari Fraksi Partai NasDem itu berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Dusun III, Desa Laemanta Utara, Kecamatan Kasimbar, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari upaya menyerap langsung kebutuhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimcam Kasimbar dan unsur lintas sektor, di antaranya Camat Kasimbar, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kasimbar, Kapolsek Kasimbar, serta sejumlah kepala desa seperti Kades Laemanta Utara, Kades Posona, Kades Ogodopi, dan Kades Kasimbar Selatan.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan itu juga dihadiri tokoh agama, lembaga adat, Ketua TP-PKK Desa Laemanta Utara, kelompok perempuan, serta tokoh pemuda yang turut menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di wilayah mereka.

Berita lainnya :  Anggota DPR RI Dorong RUU PPMI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Dalam sesi dialog, persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu usulan yang paling banyak disampaikan. Kepala Desa Ogodopi mengusulkan pengaspalan jalan desa sepanjang kurang lebih 600 meter, sementara Pemerintah Desa Posona meminta perhatian terhadap perbaikan jalan kantong produksi agar akses distribusi hasil pertanian warga semakin lancar.

Tidak hanya itu, Pemerintah Desa Laemanta Utara juga mengusulkan pengaspalan jalan menuju SMK 1 sebagai upaya mendukung akses pendidikan. Dari sektor kelautan, masyarakat pesisir berharap adanya bantuan perahu fiber untuk menunjang aktivitas nelayan.

Sementara itu, Camat Kasimbar menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait peningkatan fasilitas pelayanan pemerintahan. Usulan tersebut meliputi perbaikan jalan lingkar kantor camat sepanjang sekitar 500 meter, pembenahan ruang pertemuan PKK Kecamatan Kasimbar, hingga pengecatan pagar kantor camat.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Laemanta Utara mengusulkan adanya kebijakan pembebasan lahan untuk pembangunan lapangan sepak bola desa sebagai ruang publik sekaligus sarana pengembangan olahraga masyarakat.

Aspirasi masyarakat juga menyentuh persoalan kebutuhan dasar dan ancaman lingkungan. Kelompok perempuan menyampaikan perlunya pengaspalan jalan dusun di kawasan lorong pantai, pemenuhan kebutuhan air bersih, serta bantuan jaringan pipa air yang turut diperkuat oleh usulan Pemerintah Desa Laemanta Utara.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tegaskan Jabatan ASN Bukan Hak

Selain itu, warga meminta perhatian terhadap pembangunan tanggul penahan abrasi pantai yang dinilai semakin mendesak mengingat ancaman kerusakan wilayah pesisir.

Pada sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan perbaikan pagar sekolah MIS Laemanta Utara demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan para siswa. Sementara di bidang perkebunan, para petani melalui pemerintah desa mengusulkan bantuan bibit durian sebagai salah satu upaya memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Tidak hanya pembangunan fisik, persoalan kebijakan kepegawaian juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan. Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kasimbar meminta dukungan DPRD terkait pengalokasian anggaran bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun pegawai paruh waktu agar proses pengurusannya dapat diarahkan ke tingkat pusat.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Sayutin Budianto menyampaikan pentingnya memahami kondisi kemampuan keuangan daerah dalam menentukan arah pembangunan. Ia menjelaskan, keterbatasan fiskal mengharuskan pemerintah daerah menyusun skala prioritas agar anggaran benar-benar memberi dampak luas bagi masyarakat.

Berita lainnya :  Turnamen Sepak Bola "Kaka Baju Hitam" Resmi di Buka Ketua KONI Parigi Moutong

Sayutin memaparkan, efisiensi anggaran tahun 2027 diperkirakan berada pada kisaran Rp1,2 triliun untuk Kabupaten Parigi Moutong. Anggaran tersebut harus dibagi secara proporsional untuk mendukung pembangunan di 23 kecamatan, 278 desa, dan 5 kelurahan.

“Kita harus melihat secara rasional kemampuan fiskal atau kekuatan keuangan daerah kita. Dengan keterbatasan yang ada, penyesuaian angka anggaran akan difokuskan secara ketat pada sektor pelayanan dasar yang menyentuh masyarakat luas, seperti pendidikan, kesehatan, serta penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tiga sektor itulah yang menjadi sasaran utama pergeseran anggaran ke depan,” jelas Sayutin.

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, meski seluruh usulan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan tingkat urgensinya.

Menutup rangkaian kegiatan reses, Sayutin Budianto juga menyerahkan bantuan tunai secara langsung kepada pengurus TP-PKK Desa Laemanta, Kecamatan Kasimbar. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.

Total Views: 44

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *