PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Momentum Safari Ramadhan dimanfaatkan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, untuk menyampaikan arah pembangunan daerah sekaligus mengajak masyarakat memperkuat peran desa dalam pembangunan. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Masjid Ar Rahman, Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan, Senin (9/3/2026).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa saat ini pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun desa, tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang tidak dapat dihindari. Karena itu, seluruh sumber daya yang tersedia perlu dioptimalkan, mulai dari anggaran, tenaga hingga fasilitas, agar program yang telah dijanjikan kepada masyarakat tetap dapat direalisasikan dan tepat sasaran.
Menurutnya, efisiensi anggaran tidak sekadar berarti pengurangan biaya, tetapi bagaimana pemerintah mampu menetapkan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Efisiensi anggaran bukan sekadar pemotongan biaya, tetapi bagaimana pemerintah menyusun program prioritas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa delapan bulan masa kepemimpinannya bersama jajaran pemerintah daerah telah diisi dengan berbagai upaya untuk merealisasikan program yang disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye.
“Tidak terasa sudah delapan bulan masa jabatan ini. Kami terus berusaha mewujudkan janji-janji yang disampaikan saat kampanye, dan sebagian program yang menjadi prioritas sudah mulai direalisasikan sejalan dengan visi Parigi Moutong Maju, Mandiri dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa konsep Gerbang Desa (Gerakan Membangun Desa) menekankan perubahan paradigma pembangunan dari “membangun desa” menjadi “desa membangun”. Artinya, pemerintah tidak hanya berperan sebagai pemberi bantuan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar terlibat langsung dalam proses pembangunan.
Melalui konsep tersebut, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga warga didorong untuk berperan aktif dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di wilayah masing-masing.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendukung berbagai program strategis dari pemerintah pusat, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah mengusulkan penambahan 61 titik dapur MBG di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 titik telah terakomodasi dan diharapkan sisanya dapat segera disetujui.
“Tentu dengan adanya efisiensi anggaran dan berbagai program dari pusat, ini harus kita manfaatkan sebesar-besarnya. Kita telah mengusulkan 61 titik dapur MBG di Parigi Moutong, 11 sudah terakomodasi dan kita berharap sisanya dapat disetujui,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana mengatur agar setiap dapur MBG membeli bahan baku dari desa tempat dapur tersebut beroperasi. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses pasar bagi produk lokal desa, mulai dari hasil pertanian hingga produk olahan masyarakat.
Selain program MBG, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) sebagai upaya memperkuat ekonomi desa. Pemerintah pusat bahkan telah memberikan kuota tahap pertama sebanyak 170 desa di Kabupaten Parigi Moutong untuk membangun koperasi tersebut.
Namun di lapangan, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi desa, salah satunya keterbatasan lahan untuk pembangunan koperasi.
“Meski kuota yang diberikan cukup besar, saat ini baru sekitar 14 desa yang telah membangun Kopdes. Kendala utama yang dihadapi sebagian besar desa adalah masalah lahan,” ungkapnya.
Karena itu, Bupati menginstruksikan kepada para camat dan kepala desa agar kembali melakukan pendataan terhadap aset desa yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi tersebut.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian daerah, salah satunya Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah memulai rangkaian pelantikan pejabat yang berjalan secara tertib dan akan dilanjutkan dengan pelantikan berikutnya.
“Saya harapkan para pejabat yang telah dilantik dapat melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memastikan setiap program pemerintah berjalan dengan baik,” tegasnya.















