Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahSosbud,

LDK HPA Parigi Moutong Himpun Abnaul Dari 12 Kecamatan

×

LDK HPA Parigi Moutong Himpun Abnaul Dari 12 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Konsolidasi kader dan penguatan regenerasi organisasi menjadi fokus Pengurus Daerah (PD) Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Kabupaten Parigi Moutong melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) I. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Konsolidasi kader dan penguatan regenerasi organisasi menjadi fokus Pengurus Daerah (PD) Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Kabupaten Parigi Moutong melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) I. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat persatuan Abnaul Alkhairaat dalam mempersiapkan keberlanjutan perjuangan organisasi menuju satu abad Alkhairaat.

Mengusung tema “Membangun Generasi Meneguhkan Hikmat Menuju 1 Abad Alkhairaat”, kegiatan tersebut merupakan bagian dari amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari proses kaderisasi.

Ketua PD HPA Kabupaten Parigi Moutong, Mohammad Zainuddin Marzuki, mengatakan peserta LDK I kali ini merupakan Abnaul Alkhairaat yang berasal dari 12 kecamatan dari total 23 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, HPA merupakan organisasi pengkaderan yang harus terus berjalan dan dipertahankan keberlangsungannya, siapa pun yang nantinya mendapat amanah sebagai pengurus.

Berita lainnya :  Gubernur Sulteng Tinjau PT Vale, Perkuat Sinergi Strategis

“HPA ini merupakan organisasi pengkaderan yang harus terus dilanjutkan, siapa pun yang menjadi pengurusnya,” ungkap Zainuddin pada Jum’at (6/11/2026) saat pembukaan LDK 1 HPA ditempat wisata pantai Rakata Beach Desa pelawa Baru, kecamatan Parigi Tengah.

Ia menjelaskan, pada 2027 mendatang, setiap Pengurus Kecamatan (PK) HPA yang telah terbentuk diharapkan dapat melaksanakan kegiatan serupa sebagai bentuk kesinambungan kaderisasi di tingkat kecamatan.

Zainuddin menilai, pengkaderan memiliki peran penting bukan hanya untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan, tetapi juga membentengi generasi muda dari pengaruh paham-paham radikalisme yang dapat masuk melalui perkembangan teknologi dan arus informasi saat ini.

“Karena kegiatan pengkaderan seperti ini merupakan bagian dari upaya meminimalisir masuknya paham-paham radikalisme kepada generasi muda melalui perkembangan teknologi saat ini,” tuturnya.

Berita lainnya :  RSUD Anuntaloko Benahi Sistem Obat Demi Pelayanan Maksimal

Lebih lanjut, ia menyebut momentum LDK menjadi langkah strategis bagi Abnaul Alkhairaat untuk kembali berkumpul, mempererat silaturahmi, serta menyatukan persepsi dalam membangun dan memajukan organisasi pada masa mendatang.

“Pengkaderan ini merupakan langkah baik bagi kita semua untuk kembali bersatu membangun Alkhairaat sebagaimana yang telah dilakukan oleh Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua,” sebutnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah HPA Parigi Moutong, Syaifuddin S. Lukman, mengajak seluruh Abnaul Alkhairaat yang mengikuti kegiatan LDK agar tidak ragu mengambil bagian dalam membesarkan organisasi.

Ia mengingatkan bahwa Alkhairaat telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka. Perjuangan Guru Tua dalam mendirikan lembaga pendidikan, termasuk Madrasah Diniyah, menjadi fondasi penting bagi pengembangan pendidikan dan pengenalan baca tulis Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Menurut Syaifuddin, perkembangan Alkhairaat kini telah menjangkau berbagai wilayah di kawasan Indonesia Timur, bahkan tersebar di kurang lebih 13 provinsi.

Berita lainnya :  Polres Parimo Sidak SPBU Bolano Lambunu, Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

“Jadi, Alkhairaat sudah tersebar di kawasan Indonesia Timur dan berada kurang lebih di 13 provinsi,” ucapnya.

Ia berharap para kader yang telah mengikuti LDK dapat menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan mengajak Abnaul Alkhairaat lainnya untuk bersama-sama membentuk kepengurusan baru di tingkat kecamatan.

Syaifuddin juga mengingatkan bahwa menjelang satu abad Alkhairaat, Pengurus Besar (PB) Alkhairaat telah menyiapkan berbagai agenda organisasi yang membutuhkan keterlibatan seluruh kader.

“Menuju satu abad Alkhairaat, banyak agenda yang akan dilaksanakan oleh pengurus pusat. Karena itu, setiap ada momentum kegiatan yang diselenggarakan pengurus pusat, siapa pun yang berkesempatan hendaknya dapat ikut berpartisipasi,” pungkasnya.

Total Views: 58

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *