Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPendidikan

KAPAK 2026 Resmi Dibuka, Wabup Parimo Tekankan Disiplin dan Keselamatan

×

KAPAK 2026 Resmi Dibuka, Wabup Parimo Tekankan Disiplin dan Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Bukan sekadar mendirikan tenda dan mengikuti perlombaan, Kemah Penggalang Aktif Kreatif (KAPAK) 2026 diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menempa kemandirian, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Bukan sekadar mendirikan tenda dan mengikuti perlombaan, Kemah Penggalang Aktif Kreatif (KAPAK) 2026 diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menempa kemandirian, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Di tengah semangat berkemah, keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama selama kegiatan berlangsung.

KAPAK 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong pada Rabu (14/10/2026), di Bumi Perkemahan Desa Matolele. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong yang dibacakannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Parigi Moutong, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, KAPAK menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk karakter generasi muda melalui pengalaman langsung, kebersamaan, dan berbagai aktivitas kepramukaan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menggali potensi diri, melatih kemandirian, serta mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong royong sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

“Keberhasilan bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang pengalaman, kebersamaan, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama kegiatan,” ujar Wakil Bupati dalam sambutan tersebut.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kepramukaan, menurutnya, harus diwujudkan melalui perilaku disiplin, kepedulian terhadap sesama, kecintaan terhadap alam, serta semangat menjaga keutuhan bangsa dan tanah air.

Berita lainnya :  Bupati Salurkan Bantuan Bencana dan Santunan Kematian

Di balik semangat dan keceriaan kegiatan perkemahan, aspek keselamatan menjadi pesan penting yang ditekankan Wakil Bupati kepada seluruh peserta, pembina, dan pendamping.

Ia mengingatkan para penggalang agar menjauhi narkoba, tidak menyalahgunakan lem Fox, serta tidak membawa benda berbahaya, termasuk pisau, yang berpotensi mengancam keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Para pembina dan pendamping juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap peserta, terutama saat melakukan aktivitas di sekitar sungai.

Peringatan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah Parigi Moutong yang memiliki potensi risiko banjir. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap arahan pendamping menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, menjaga kesehatan, serta saling mengingatkan demi terciptanya suasana perkemahan yang aman dan nyaman.

Pemerintah daerah berharap KAPAK 2026 tidak hanya meninggalkan pengalaman menyenangkan bagi para peserta, tetapi juga memperkuat kesadaran tentang pentingnya menjaga diri, menghormati sesama, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Selain penguatan karakter peserta, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mendorong agar kegiatan kepramukaan semakin berkembang dan menjangkau generasi muda secara lebih luas.

Berita lainnya :  DPRD Soroti Krisis Nakes dan Keamanan Puskesmas

Wakil Bupati berharap keterlibatan seluruh 23 kecamatan di Parigi Moutong dapat terus diperkuat dalam berbagai agenda kepramukaan pada masa mendatang.

Dengan partisipasi yang semakin luas, kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk memperoleh pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka diharapkan semakin terbuka.

Pemerintah daerah juga mendorong agar lahan di Desa Ganga dikaji dan dipertimbangkan sebagai lokasi perkemahan yang representatif dan permanen bagi Gerakan Pramuka Parigi Moutong.

Keberadaan lokasi perkemahan permanen diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan kepramukaan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi fasilitas pembinaan generasi muda di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Parigi Moutong, Aristo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KAPAK 2026.

Ia secara khusus mengapresiasi Pemerintah Desa Matolele yang telah mendukung penyediaan lokasi untuk pelaksanaan kegiatan perkemahan tersebut.

Aristo juga melaporkan bahwa proses pengukuhan dan pelantikan pengurus Kwartir Ranting telah rampung dilaksanakan di 14 kecamatan.

Menurutnya, dukungan para camat dan Majelis Pembimbing Ranting memiliki peran penting dalam memperkuat organisasi serta mendorong perkembangan Gerakan Pramuka hingga ke tingkat kecamatan.

Penguatan struktur organisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, memperluas jangkauan pembinaan, dan mendorong semakin banyak generasi muda terlibat aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Selaraskan Astacita Presiden

Aristo menambahkan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Parigi Moutong telah menyiapkan empat agenda utama kepramukaan pada tahun ini yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Kwarcab untuk menjaga kesinambungan pembinaan anggota Pramuka sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan.

Pembukaan KAPAK 2026 turut dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Parigi Moutong, Perwira Penghubung, unsur Polsek dan Koramil, Camat Parigi Tengah, Kepala Puskesmas Parigi Tengah, Kepala Desa Matolele, Camat Torue, perwakilan Kwartir Nasional, para pembina, anggota andalan cabang, peserta didik, serta insan pers.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Melalui KAPAK 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman selama berkemah, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, persaudaraan, dan kepedulian sosial untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat Salam Pramuka, kegiatan ini diharapkan berlangsung lancar, tertib, dan aman, sekaligus menjadi momentum untuk melahirkan generasi muda Parigi Moutong yang berkarakter, tangguh, kreatif, dan bertanggung jawab.

Total Views: 589

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *