Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahEkonomi

Cetak Sawah Baru Kini Panen Perdana, Erwin Dorong Parimo Kembali Surplus

×

Cetak Sawah Baru Kini Panen Perdana, Erwin Dorong Parimo Kembali Surplus

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Harapan mengembalikan kejayaan produksi beras Kabupaten Parigi Moutong kembali digaungkan setelah panen perdana padi hasil program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 berlangsung di Dusun Toriapes, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Harapan mengembalikan kejayaan produksi beras Kabupaten Parigi Moutong kembali digaungkan setelah panen perdana padi hasil program Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 berlangsung di Dusun Toriapes, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Selasa (6/10/2026).

Panen dilakukan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase pada lahan hasil kegiatan Cetak Sawah Rakyat seluas 5 hektare. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional menuju swasembada pangan sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah.

Erwin mengapresiasi panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program hingga menghasilkan panen perdana.

Berita lainnya :  KONI Buol Dilantik, Bidik Lima Besar Porprov 2030 Mendatang

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara atas terlaksananya panen perdana padi dari hasil kegiatan Cetak Sawah Rakyat ini. Panen yang kita laksanakan pada hari ini merupakan sebuah capaian yang patut kita syukuri,” ujar Erwin.

Di sisi lain, Erwin mengungkapkan kondisi produksi surplus beras Parigi Moutong dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan cukup signifikan. Jika sebelumnya surplus beras daerah itu hampir mencapai 200 ribu ton, kini angkanya berada di kisaran 90 hingga 100 ribu ton.

Berita lainnya :  Bupati Parimo Tegas Tertibkan Tambang Ilegal Demi Kelestarian Lingkungan

Menurutnya, penurunan produksi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari bencana banjir, kekeringan yang berdampak pada gagal panen dan terganggunya waktu tanam, hingga persoalan sumber air yang ikut terdampak aktivitas pertambangan.

“Kondisi ini menjadi bahan evaluasi dan pekerjaan rumah yang perlu segera dicarikan solusi agar target surplus beras kembali tercapai,” jelasnya.

Berita lainnya :  Jefri Ukir Prestasi O2SN, SMA Negeri 1 Ampibabo Bangga

Karena itu, Bupati menilai peningkatan produksi melalui perluasan areal persawahan dan optimalisasi lahan menjadi bagian penting untuk memperkuat kembali sektor pertanian Parigi Moutong.

Ia berharap program Cetak Sawah Rakyat bersama berbagai upaya peningkatan produktivitas pertanian lainnya dapat memperbesar kontribusi Parigi Moutong terhadap agenda nasional swasembada pangan.

“Sehingga program dari Bapak Presiden menuju swasembada pangan, Kabupaten Parigi Moutong menjadi yang terdepan di Provinsi Sulawesi Tengah. Ini harapan kita bersama,” pungkasnya.

Total Views: 411

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *