Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Rencana Kabupaten Parigi Moutong menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak takraw masih bergantung pada kesiapan fasilitas olahraga yang akan digunakan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parigi Moutong belum menetapkan jadwal pelaksanaan hingga seluruh sarana pendukung benar-benar siap.
Ketua KONI Parigi Moutong yang juga anggota DPRD Parigi Moutong, Faisan Badja, mengungkapkan bahwa rencana penyelenggaraan Kejurnas Takraw masih dalam tahap komunikasi dengan pihak terkait. Menurutnya, kepastian pelaksanaan sangat ditentukan oleh kesiapan venue dan fasilitas penunjang.
“Ya, tinggal tergantung kesiapan. Saya belum bisa mengiyakan. Nanti kalau mereka sudah mengiyakan, kemudian kita punya fasilitas belum siap,” kata Faisan saat ditemui awak media, Jumat (28/8/2026).
Ia menegaskan, KONI tidak ingin terburu-buru memastikan pelaksanaan ajang nasional tersebut sebelum seluruh kebutuhan teknis terpenuhi. Hal itu dilakukan agar Parigi Moutong mampu memberikan pelayanan dan fasilitas yang layak bagi peserta dari berbagai daerah.
Menurut Faisan, komunikasi dengan pihak pengurus cabang olahraga sepak takraw, termasuk jajaran pengurus di Jakarta, terus dilakukan untuk membahas kemungkinan pelaksanaan Kejurnas tersebut.
“Kita akan sampaikan lebih lanjut setelah ada kepastian dari pengurus takraw. Siapa Ketua Takrawnya nanti saya sampaikan, kebetulan teman juga di Jakarta,” ujarnya.
Sebelumnya, Faisan mendorong adanya pembenahan berbagai fasilitas olahraga di Parigi Moutong agar daerah tersebut mampu menjadi lokasi penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional.
Ia menilai, keberadaan venue yang representatif menjadi salah satu syarat utama bagi daerah yang ingin menarik perhatian dalam kalender olahraga nasional.
Karena itu, Faisan berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat dalam peningkatan infrastruktur olahraga. Dengan fasilitas yang memadai, peluang Parigi Moutong menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional dapat semakin terbuka.















