Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Gemerlap malam di kawasan Sail Tomini, Jumat (24/04/2026), menjadi saksi dibukanya Festival Teluk Tomini 2026 yang berlangsung meriah. Pembukaan festival kebanggaan daerah ini semakin semarak dengan rangkaian Bhayangkara Trail Adventure Jelajah Alam Parigi (JAP) II, yang menyedot perhatian masyarakat dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya mantan Bupati Parigi Moutong dua periode H. Longki Djanggola bersama Hj. Zalzulmida Djanggola, anggota DPR RI, perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Tampak pula para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, Wakil Bupati Parigi Moutong bersama pimpinan dan anggota DPRD, hingga berbagai kepala daerah dari kabupaten tetangga.
Kehadiran juga datang dari Ketua Tim Penggerak PKK Parigi Moutong dan Pasangkayu, Wakil Bupati Sigi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Poso, Wakil Bupati Tojo Una-Una, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dapil Parigi Moutong, serta Wakil Bupati Donggala.
Tak hanya itu, unsur TNI dan Polri turut meramaikan kegiatan ini, termasuk perwakilan Pangdam XIII/Merdeka dan Dandim 1306 Kota Palu. Jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, mulai dari Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, hingga aparat kecamatan dan desa, juga hadir bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan yang dinilai menjadi dorongan kuat bagi kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih. Kehadiran ini menjadi energi bagi kami untuk terus memajukan Parigi Moutong,” ujarnya.
Ia menegaskan, Festival Teluk Tomini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Meski tahun ini belum masuk dalam Kharisma Event Nusantara akibat efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar dapat kembali masuk dalam agenda nasional tersebut.
Mengusung tema “Discovering Harmony”, festival ini menampilkan harmoni antara manusia, budaya, dan alam sebagai kekuatan utama pengembangan kawasan Teluk Tomini. Beragam kegiatan digelar, mulai dari karnaval budaya, gunungan buah, lomba fotografi, pertunjukan seni tradisional, hingga hiburan dari artis ibu kota.
Perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan festival ini. Ia menilai Festival Teluk Tomini sebagai momentum penting untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah daerah di Sulawesi Tengah.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan berharap Festival Teluk Tomini dapat kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara pada masa mendatang.
Adapun hasil lomba karnaval budaya dan gunungan buah dalam festival ini sebagai berikut:
Juara I diraih Kecamatan Torue (314 poin), disusul Kecamatan Parigi Selatan (299 poin) di posisi kedua, dan Sanggar Trihita Karana (285 poin) di posisi ketiga. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Mepanga (283 poin), Kecamatan Parigi Utara (268 poin), dan Kaili Nesia (266 poin). Sementara kategori favorit juga diraih oleh Kecamatan Torue.
Festival Teluk Tomini 2026 diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan pariwisata daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.















