Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Banjir yang kembali merendam dua desa di Kecamatan Moutong pada Sabtu malam (7/3/2026) memicu sorotan dari DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Dewan mendesak pemerintah daerah segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus mencari solusi penanganannya.
Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sutoyo, menilai hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan banjir yang diduga dipicu buruknya infrastruktur jalan dan sistem drainase di wilayah tersebut.
Sutoyo yang juga merupakan anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Moutong berharap pemerintah daerah tidak hanya menerima laporan, tetapi segera meninjau langsung kondisi masyarakat di lapangan.
“Sangat diharapkan perhatian dari Pemda terkait masalah ini. Sampai sekarang belum ada solusi yang nyata dari pemerintah daerah,” ujar Sutoyo saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, kondisi infrastruktur di dalam Kota Kecamatan Moutong saat ini cukup memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, sementara sistem drainase dinilai tidak berfungsi maksimal sehingga air mudah meluap ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Ia menegaskan, persoalan ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dinas teknis terkait, agar segera turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan.
“Infrastruktur jalan di dalam kota kecamatan sudah banyak yang rusak. Drainasenya juga harus dibenahi. Kalau bisa dinas terkait turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.
Sutoyo juga mengungkapkan bahwa genangan air akibat banjir di wilayah tersebut tidak hanya berlangsung dalam hitungan jam. Dalam beberapa kejadian, air bahkan bisa bertahan hingga dua sampai tiga hari di jalanan maupun halaman rumah warga.
“Kondisinya kadang sampai dua sampai tiga hari air tergenang di jalan dan di halaman rumah warga. Ini tentu sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
Ia pun secara khusus meminta Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong untuk meluangkan waktu turun langsung ke Kecamatan Moutong agar dapat melihat secara nyata kondisi yang dialami masyarakat.
“Sekali-sekali Pak Bupati dan Wakil Bupati turun langsung melihat kondisi di Moutong kalau ada waktu, supaya tahu bagaimana kondisi jalan dan drainase di sini,” ujarnya.
Menurut Sutoyo, kehadiran pimpinan daerah di lapangan sangat penting agar persoalan yang dihadapi masyarakat segera mendapat perhatian dan penanganan serius, terlebih saat ini warga tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
“Kasihan masyarakat, apalagi sekarang sedang bulan puasa. Warga harus tetap beraktivitas dengan kondisi jalan rusak dan genangan air yang tidak cepat surut,” pungkasnya.















